Frans Putros, bek tengah Persib Bandung, menorehkan prestasi membanggakan setelah berhasil membawa Tim Nasional Irak melaju ke ajang Piala Dunia 2026 yang akan diselenggarakan di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi Putros dan negaranya, tetapi juga membawa angin segar bagi klubnya, Persib Bandung, yang berpotensi menerima dana kompensasi dari FIFA.
Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyambut gembira kabar lolosnya Putros bersama Irak. Ia menilai bahwa kesempatan bermain di Piala Dunia merupakan impian setiap pesepak bola, dan hal ini sangat berarti bagi Putros, mengingat usianya yang sudah menginjak 30 tahun lebih. "Bagus untuknya karena saat ini, dia sudah di atas 30 tahun, jadi mungkin ini kesempatan terakhir," ujar Hodak, dilansir dari Bola.com.
Timnas Irak mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Bolivia dengan skor 2-1 dalam laga final playoff antar-konfederasi pada Rabu, 1 April 2026. Pertandingan penentuan ini berlangsung di Estadio BBVA, Guadalupe. Frans Putros sendiri masuk dalam daftar pemain inti Irak untuk pertandingan krusial tersebut, meskipun ia tidak mendapatkan kesempatan bermain. Pencapaian ini merupakan partisipasi kedua Irak di Piala Dunia setelah penampilan terakhir mereka pada tahun 1986.
Keberhasilan Irak tak lepas dari kebijakan perluasan jumlah peserta Piala Dunia 2026, yang kini melibatkan 48 negara. Perluasan ini secara otomatis menambah kuota negara-negara Asia (AFC) dari 4,5 menjadi 8,5 slot, membuka peluang lebih besar bagi tim-tim dari benua kuning untuk bersaing di kancah global.
Potensi Keuntungan Finansial untuk Persib
Selain kebanggaan tampil di kancah internasional, partisipasi Frans Putros di Piala Dunia 2026 juga akan membawa keuntungan finansial bagi Persib Bandung. FIFA memiliki program bernama Club Benefits Programme yang menyediakan dana kompensasi bagi klub-klub yang pemainnya tampil di Piala Dunia. Total dana yang dialokasikan oleh FIFA untuk program ini di Piala Dunia 2026 mencapai 355 juta Dolar AS atau sekitar Rp6 triliun, yang akan dibagikan kepada klub-klub di seluruh dunia.
Meskipun besaran kompensasi spesifik belum ditetapkan, perhitungan akan didasarkan pada jumlah hari keterlibatan pemain, mulai dari fase kualifikasi hingga turnamen utama. Sebagai gambaran, pada Piala Dunia 2022, setiap klub menerima sekitar 10.950 Dolar AS atau setara Rp185 juta per hari untuk setiap pemain yang berpartisipasi. Dengan skema ini, Persib Bandung berpotensi memperoleh dana segar yang signifikan dari keikutsertaan Frans Putros bersama Timnas Irak, tergantung durasi partisipasinya.
Bojan Hodak berharap Putros dapat masuk dalam skuad final Irak dan mendapatkan menit bermain di turnamen akbar tersebut. "Bagi setiap pemain, tampil di Piala Dunia adalah sebuah impian," tutur Hodak, menegaskan betapa berharganya kesempatan ini bagi Putros. Jika ia tetap dipercaya mengisi skuad Irak, Putros berpeluang menjadi wakil Persib di Piala Dunia 2026, menghadapi tim-tim kuat seperti Prancis, Senegal, dan Norwegia di Grup I.