Fujifilm Indonesia dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menandatangani kesepakatan kolaborasi pengadaan unit mobile X-ray untuk RSUD Langsa, Aceh, pada Senin, 7 April 2026. Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat pemulihan fasilitas kesehatan yang terdampak bencana banjir besar di wilayah Sumatera.
Sebagaimana dilansir dari Medcom, inisiatif tersebut merupakan respons langsung terhadap kerusakan infrastruktur kesehatan akibat banjir dan tanah longsor yang melanda Aceh serta Sumatera Utara pada November 2025 lalu. Penempatan alat radiologi canggih ini diharapkan mampu mengatasi hambatan operasional medis bagi warga setempat.
Implementasi teknologi mobile X-ray memungkinkan tenaga medis melakukan pemeriksaan diagnostik secara langsung di sisi tempat tidur pasien atau bedside imaging. Fasilitas ini sangat krusial bagi pasien dengan kondisi kritis yang sulit dipindahkan ke ruang radiologi konvensional rumah sakit.
Presiden Direktur Fujifilm Indonesia, Masato Yamamoto, menyatakan bahwa inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memberikan solusi diagnosis yang cepat dan akurat. Program ini juga mencakup dukungan teknis serta instalasi alat yang bersifat non-komersial guna menjamin pemanfaatan yang optimal.
"Dalam situasi pascabencana, tantangan terbesar adalah memastikan diagnosis tetap cepat dan akurat. Kami berharap solusi ini dapat mendukung percepatan pemulihan layanan kesehatan secara berkelanjutan," ujar Masato Yamamoto, Presiden Direktur Fujifilm Indonesia.
Apresiasi terhadap kerja sama lintas sektor ini juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes RI, Rizka Andalusia. Ia menilai kehadiran teknologi tersebut sangat membantu meningkatkan responsivitas layanan medis di tengah kondisi krisis nasional.
Penyediaan fasilitas pemindaian bergerak ini diproyeksikan dapat memperkuat ketahanan sistem kesehatan nasional dalam jangka panjang. Penguatan infrastruktur di titik-titik rawan bencana menjadi prioritas pemerintah untuk menjamin masyarakat tetap mendapatkan akses medis yang berkualitas meski dalam situasi darurat.