Penyerang sayap Persebaya Surabaya, Gali Freitas, menegaskan komitmennya untuk kembali memberikan kontribusi nyata bagi tim pada Selasa (21/4/2026). Pemain asal Timor Leste tersebut tercatat belum mencatatkan nama di papan skor maupun memberikan umpan gol dalam enam pertandingan terakhir di kompetisi domestik.
Dilansir dari Bola, Gali Freitas telah mengoleksi masing-masing enam gol dan assist sepanjang musim 2025/2026. Namun, produktivitasnya terhenti setelah terakhir kali membobol gawang PSM Makassar pada 25 Februari 2026 lalu dalam kemenangan tipis satu gol tanpa balas.
Menanggapi sorotan publik terhadap performanya, mantan pemain PSIS Semarang ini menyatakan tetap fokus berlatih keras demi menjaga stabilitas permainan. Ia berpendapat bahwa pengaruh seorang pemain di lapangan tidak selalu harus diukur melalui statistik individu semata.
"Mungkin tidak selalu terlihat lewat gol atau assist, tetapi yang paling penting adalah bagaimana saya tetap bisa memberi kontribusi untuk tim. Dalam sepak bola, kepentingan tim selalu menjadi yang utama," ujar Gali Freitas, penyerang sayap Persebaya Surabaya.
Perjalanan Gali di Surabaya dimulai awal musim ini dengan proses adaptasi yang cukup menantang terhadap strategi pelatih. Momentum kebangkitannya sempat terlihat saat ia mencetak gol perdana ke gawang Bali United pada pekan ketiga, yang kemudian mengangkat rasa percaya dirinya.
Pemain bernomor punggung 22 ini mengakui adanya penurunan statistik dalam beberapa laga terakhir, namun hal tersebut dijadikan motivasi untuk memperbaiki diri. Evaluasi terus dilakukan melalui sesi latihan guna menambal kekurangan dalam aspek penyelesaian akhir dan kreasi peluang.
Upaya kebangkitan Gali Freitas sangat dibutuhkan mengingat skuad Bajul Ijo sedang berada dalam tren negatif setelah menelan dua kekalahan beruntun dari Persija Jakarta dan Madura United. Persebaya dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Malut United pada Kamis (23/4/2026) dalam lanjutan pekan ke-29.