Guardiola Akui Salah Paksakan Rodri Pulih Cepat

Pep Guardiola mengakui kesalahan Manchester City memaksakan Rodri kembali bermain terlalu cepat setelah cedera musim lalu.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengakui bahwa klubnya dan Rodri melakukan kesalahan dengan memaksakan gelandang tersebut untuk segera kembali bermain setelah mengalami cedera serius pada musim lalu. Dampaknya, pemulihan Rodri menjadi lebih lama.

Rodri sempat mengalami cedera ACL dan dipaksakan bermain kembali, termasuk di Piala Dunia Antarklub 2025. Setelah kembali pada bulan September, ia bermain beberapa kali sebelum akhirnya kembali menepi.

Guardiola menekankan bahwa setiap pemain memiliki waktu pemulihan yang berbeda. Menurutnya, tidak semua pemain bisa langsung kembali ke performa puncak meski secara medis sudah dinyatakan siap. Guardiola juga mengakui bahwa klub ingin Rodri kembali lebih cepat dari yang seharusnya.

"Kembali terlalu cepat,” kata Pep Guardiola.

"Keinginan kami untuk membawanya kembali, terutama dari dirinya sendiri, membuat kami kembali terlalu cepat dan itulah mengapa prosesnya jadi lebih lama."

Kini, Rodri perlahan menemukan kembali ritmenya. Ia telah masuk dalam 11 dari 12 skuad terakhir Man City, hanya absen sekali karena kartu merah saat melawan Bodø/Glimt. Rodri juga sudah tampil sebagai starter melawan Manchester United (MU), Tottenham, Liverpool, dan Fulham.

Guardiola menambahkan bahwa pengalaman Rodri dan Bernardo Silva sangat vital dalam laga-laga besar. Dalam beberapa laga terakhir, Rodri kembali berduet dengan Bernardo Silva di lini tengah. Kembalinya Ruben Dias di lini belakang juga memberikan stabilitas tambahan.

"Itu sangat penting. Kedua pemain itu sudah berada di sini selama sembilan tahun dan tahu segalanya," ujar Pep Guardiola.

Dengan Rodri yang semakin mendekati performa terbaiknya dan pengalaman Bernardo Silva di lini tengah, Manchester City berharap kesalahan masa lalu soal pemulihan cedera tak lagi terulang, terutama saat musim memasuki fase penentuan.

Recommended