Guardiola Tanggapi Santai Kritik Usai Man City Tersingkir dari Liga Champions

Pep Guardiola menanggapi santai kritik terhadap masa depannya di Man City usai tersingkir dari Liga Champions oleh Real Madrid.

Sorotan terhadap masa depan Pep Guardiola di Manchester City muncul setelah timnya kembali gagal di Liga Champions. Guardiola menanggapinya dengan santai, bahkan berkelakar bahwa banyak pihak ingin melihat dirinya dipecat.

Man City tersingkir di babak 16 besar setelah kalah agregat dari Real Madrid. Pada leg kedua di Etihad, mereka takluk 1-2 setelah sebelumnya kalah 0-3 di pertemuan pertama.

Menanggapi pertanyaan tentang kepuasan jika hanya meraih satu gelar Liga Champions bersama Man City, Guardiola menjawab dengan nada ringan, "Semua orang ingin memecat saya, kan?" ujarnya sambil tertawa. Ia menambahkan bahwa kontraknya masih berlaku satu tahun lagi.

Guardiola juga menyinggung ekspektasi tinggi terhadap dirinya di kompetisi Eropa. "Benar, saya harus memenangkan enam Liga Champions supaya diakui. Tentu saja," katanya setengah bercanda.

Guardiola lalu mengingat kembali perjalanannya bersama Man City. Ia mencontohkan bagaimana pada musim pertamanya, banyak yang mempertanyakan peluang mereka di Liga Champions, meski pada akhirnya mereka berhasil meraih 100 poin di Premier League. Ia mempertanyakan mengapa timnya belum meraih lima atau enam gelar Liga Champions.

Ia mengakui bahwa Man City telah berulang kali mendekati gelar tersebut, mencapai final dan semifinal. Menurutnya, dua edisi terakhir mereka tersingkir, namun klub terus berusaha menaikkan standar di Liga Champions. Kegagalan meraih gelar tentu bukan hal yang baik, ujarnya.

Guardiola juga mengakui standar yang dimiliki Real Madrid di kompetisi ini. "Saya ingin memiliki perasaan seperti Madrid, kalau tidak menjuarai Liga Champions, itu dianggap kegagalan. Itu tekanan," katanya.

Ia menambahkan bahwa dirinya dianggap gagal karena belum memenangkan Liga Champions, namun hal itu tidak menjadi masalah. Di Man City, ekspektasi tersebut belum seperti itu, tetapi mungkin seiring waktu akan tercapai.

Keyakinan pada Masa Depan Tim

Kendati kembali gagal di Eropa, Guardiola menegaskan keyakinannya terhadap masa depan tim. Ia menilai Man City hanya butuh waktu untuk mencapai level terbaik.

"Hasil kami memang belum bagus, kecuali saat melawan Newcastle, tapi saya merasa kami adalah tim yang luar biasa," ujarnya.

Guardiola menambahkan bahwa ada banyak hal bagus yang ia sukai dari tim ini, namun mereka belum sepenuhnya komplet. Menurutnya, timnya belum cukup tajam di beberapa momen, dan itu masih menjadi kekurangan. Ia yakin bahwa proses tersebut akan berjalan seiring waktu, seperti saat pertama kali ia datang ke klub.

"Menurut saya, ini hanya soal waktu, seperti saat saya pertama kali datang ke sini. Kami butuh sedikit waktu. Kami sudah mengubah banyak hal," ucap Guardiola.

Recommended