Penyerang asal Brasil Gustavo Tocantins resmi menyamai rekor gol terbanyak sepanjang masa milik legenda Marcelo Braga setelah tampil impresif bersama PSS Sleman pada kompetisi kasta kedua musim 2025/2026. Pencapaian sejarah ini dikonfirmasi hingga pekan kompetisi yang berlangsung pada April 2026.
Hingga saat ini, Tocantins telah mengoleksi total 36 gol selama dua musim membela klub berjuluk Laskar Sembada tersebut. Dilansir dari Bola, pemain berusia 30 tahun itu menjadi tulang punggung lini serang tim sejak pertama kali direkrut pada Juli 2024 lalu.
Produktivitas Tocantins musim ini tercatat sangat dominan dengan torehan 20 gol dan 11 assist. Kontribusi luar biasa tersebut menyokong hampir separuh dari total 49 gol yang berhasil dibukukan PSS Sleman sepanjang berlangsungnya kompetisi divisi kedua musim ini.
Salah satu momen krusial dalam pengejaran rekor ini terjadi saat PSS menjamu Persipal Palu pada 4 April 2026. Dalam laga tersebut, Tocantins mencatatkan sejarah pribadi dengan mencetak empat gol atau quattrick untuk pertama kalinya dalam karier profesionalnya.
"PSS Sleman memiliki arti yang sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya mengalami momen-momen penting dalam karier saya dan membangun hubungan yang kuat dengan klub serta para suporter," kata Gustavo Tocantins, Penyerang PSS Sleman.
Keberhasilan individu Tocantins berbanding lurus dengan performa tim asuhan Ansyari Lubis yang kini memuncaki klasemen sementara Grup Timur. PSS Sleman saat ini mengantongi 52 poin dan menjaga peluang besar untuk kembali promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Posisi PSS di puncak klasemen dibayangi ketat oleh Persipura Jayapura yang berada di peringkat kedua dengan selisih dua angka. Sementara itu, Barito Putera menempel di posisi ketiga dengan jarak tiga poin dari klub berlogo Candi tersebut.
Tocantins yang telah menjadi bagian dari sejarah tim menyatakan keinginannya untuk tetap berseragam hijau-putih dalam jangka waktu yang lama. Pemain kelahiran Brasil tersebut menegaskan bahwa PSS telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari perjalanan hidup dan karier sepak bolanya.