Erling Haaland, penyerang Manchester City, sedang mengalami masa sulit. Ia kembali gagal mencetak gol saat timnya ditahan imbang 1-1 oleh West Ham United dalam lanjutan Premier League.
Produktivitas Haaland menurun drastis. Setelah mencetak 19 gol dalam 17 pertandingan awal musim, pemain Norwegia ini hanya mampu mencetak tiga gol dalam 12 laga terakhir di Premier League.
Dalam pertandingan melawan West Ham, Haaland kesulitan menembus pertahanan lawan. Hasil imbang tersebut semakin memperkecil peluang Manchester City dalam perburuan gelar liga.
Mantan gelandang Chelsea, Joe Cole, yang kini menjadi analis di TNT Sports, menyoroti situasi ini. Menurut Cole, penurunan performa Haaland adalah hal yang jarang terjadi dalam kariernya.
"Ini wilayah yang belum pernah ia alami sebelumnya dengan angka seperti itu," ujar Cole.
"Sepertinya ia tidak pernah berada di level serendah ini sejak mungkin masih berusia tujuh tahun."
Senada dengan Cole, mantan bek Manchester City, Joleon Lescott, berpendapat bahwa Haaland membutuhkan dukungan yang lebih baik dari rekan-rekan setimnya.
"Saat ini terlihat kurang adanya kohesi di antara para pemain di sekitarnya," kata Lescott.
"Saya rasa mereka belum sepenuhnya memahami jenis umpan atau tipe crossing yang paling tepat untuk Erling Haaland."
Lescott menambahkan, meski performanya sedang menurun, statistik Haaland secara keseluruhan masih sangat baik. "Jika melihat performa terkini, memang ini wilayah yang tidak biasa baginya. Tapi dia sudah mencetak 29 gol dari 41 pertandingan di semua kompetisi. Bagi striker mana pun, angka seperti itu tetap sangat bagus."
Gol terakhir Haaland tercipta saat Manchester City mengalahkan Fulham 3-0 pada Februari lalu. Setelah itu, ia sempat absen karena cedera dan kembali bermain saat melawan Nottingham Forest.
Haaland juga bermain sebagai starter saat Manchester City menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Namun, dalam pertandingan tersebut, ia bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, tetap yakin Haaland akan segera kembali mencetak gol. "Kami tentu merindukan gol darinya," kata Guardiola.
"Saya selalu percaya bahwa banyak hal memengaruhi koneksi antarpemain. Kami harus menciptakan lebih banyak peluang untuknya."
Guardiola juga menilai timnya perlu lebih kreatif di sepertiga akhir lapangan. "Kami membutuhkan kreativitas, dan musim ini kami cukup kesulitan dalam hal itu. Kami harus lebih baik di area akhir permainan," ujarnya.
Manchester City akan menghadapi Real Madrid pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions. Guardiola menegaskan bahwa perburuan gelar liga masih belum berakhir. "Belum selesai. Kami tidak kalah di pertandingan ini. Kami akan terus berjuang," tegasnya.