Haka Auto Gandeng Perguruan Cikini Kembangkan SDM Kendaraan Listrik

Haka Auto dan Yayasan Perguruan Cikini menjalin kerja sama pengembangan SDM otomotif untuk hadapi era kendaraan listrik melalui magang dan pelatihan.

Haka Auto menjalin kerja sama strategis dengan Yayasan Perguruan Cikini di Jakarta pada Minggu, 3 Mei 2026, guna memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor otomotif nasional. Kolaborasi ini difokuskan pada penyiapan tenaga kerja yang kompeten dalam menghadapi transformasi teknologi kendaraan listrik.

Dealer resmi BYD dan Denza di Indonesia tersebut menyediakan berbagai program pengembangan, termasuk magang industri (internship) dan pelatihan berbasis teknologi modern. Langkah ini diambil untuk memastikan ketersediaan talenta muda yang siap berinovasi di tengah pesatnya perkembangan elektrifikasi otomotif.

"Kami percaya masa depan industri otomotif sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya. Melalui kerja sama dengan Yayasan Perguruan Cikini, Haka Auto ingin memastikan hadirnya talenta-talenta muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap berinovasi," kata CEO Haka Auto, Hariyadi Kaimuddin, dilansir dari Medcom.

Hariyadi menambahkan bahwa inisiatif ini merupakan investasi nyata untuk masa depan industri, terutama dalam membekali generasi muda agar mampu beradaptasi dengan teknologi berkelanjutan. Selain pelatihan, Haka Auto juga membuka peluang karier bagi lulusan terbaik untuk bergabung sebagai tenaga profesional.

Ketua Yayasan Perguruan Cikini, Syahril Anwar, menilai sinergi ini menjadi jembatan krusial antara dunia pendidikan dan kebutuhan nyata di industri. Ia berharap para peserta didik mendapatkan pengalaman praktis yang selaras dengan tuntutan dunia kerja modern agar mampu berkontribusi secara nyata.

Program ini dirancang untuk mengurangi kesenjangan kompetensi antara kurikulum pendidikan dan dinamika industri otomotif yang terus berubah. Melalui kemitraan ini, Haka Auto mempertegas perannya sebagai penggerak pengembangan SDM unggul sekaligus distributor kendaraan listrik di Indonesia.

Recommended