Barcelona menghadapi tantangan berat menjelang leg kedua perempat final Liga Champions 2025/2026. Tim asuhan Hansi Flick ini dituntut mengejar ketertinggalan dua gol setelah menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid pada pertemuan pertama, seperti dilansir dari Bola.
Pada 8 April lalu, Blaugrana takluk di tangan Los Rojiblancos. Dua gol penentu kemenangan Atletico dicetak oleh Julian Alvarez melalui tendangan bebas yang spektakuler, serta gol tambahan dari Alexander Sorloth, yang semakin memperberat langkah Barcelona.
Situasi Barcelona semakin pelik ketika bek Pau Cubarsi menerima kartu merah pada babak pertama pertandingan tersebut. Bermain dengan sepuluh pemain membuat Barcelona kesulitan mengembangkan permainan, berujung pada kekalahan di leg pertama.
Meskipun demikian, Barcelona memasuki leg kedua dengan modal kepercayaan diri yang tinggi. Mereka berhasil meraih kemenangan telak 4-1 atas Espanyol di La Liga pada akhir pekan sebelumnya.
Hansi Flick menyatakan keyakinannya bahwa Barcelona masih memiliki peluang besar untuk membalikkan keadaan. Ia menepis anggapan bahwa timnya membutuhkan "keajaiban" untuk melaju ke babak semifinal Liga Champions.
"Kami tidak butuh keajaiban, kami hanya perlu bermain bagus, dan kami bisa melakukannya. Apa pun bisa terjadi. Atletico adalah tim yang fantastis, tetapi kami juga punya tim yang bagus dan mampu melakukannya," tegas Flick.
Pelatih asal Jerman itu juga menekankan pentingnya mempertahankan mentalitas positif di tengah tekanan tinggi kompetisi elite Eropa. "Kami tidak berpikir negatif, kami berpikir positif. Kami sempat mengalami cedera, lalu pulih. Kami harus mengelolanya dengan baik. Apa yang telah kami capai sejauh ini luar biasa, tetapi sekarang kami ingin melangkah lebih jauh di Liga Champions," lanjutnya.
Mempertahankan Fokus di Dua Kompetisi
Selain berjuang di Liga Champions, Flick menegaskan bahwa Barcelona juga masih memburu gelar La Liga musim ini. Ia mengingatkan bahwa keunggulan poin tidak menjamin gelar, sehingga tim harus tetap tampil maksimal hingga akhir musim.
"Persaingan belum selesai. Sembilan poin itu bagus, tetapi kami harus menuntaskannya. Kami tidak bisa terus bermain dengan sikap seperti ini, saya tidak akan menerimanya," ujarnya, dikutip dari Bola.
Flick menambahkan bahwa kemenangan hanya bisa diraih dengan kombinasi kualitas dan mentalitas juara. "Kami harus terus bermain sebaik mungkin sampai semuanya benar-benar selesai. Kami punya kualitas untuk memenangkan La Liga dan mentalitas untuk menjadi juara. Anda tidak bisa menang hanya dengan kualitas," kata Flick.
Kondisi Frenkie de Jong Terus Dipantau
Kabar positif datang dengan kembalinya Frenkie de Jong, yang sebelumnya absen karena cedera hamstring. De Jong tampil sebagai pemain pengganti saat melawan Espanyol dan langsung memberikan assist dalam waktu singkat.
Namun, Hansi Flick belum dapat memastikan apakah gelandang asal Belanda itu akan menjadi starter di laga krusial melawan Atletico Madrid. "Kami akan berbicara dengannya dan tim medis. Masih ada dua hari latihan, jadi saya belum bisa memastikan sekarang," tutup Flick.