Harga cabai rawit merah dan daging ayam ras secara nasional menunjukkan tren penurunan. Data dari Panel Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) per 1 Maret 2026 mencatat penurunan harga cabai rawit menjadi Rp 70.953/kg dari Rp77.645 per kg pada 23 Februari 2026.
Daging ayam ras juga mengalami penurunan harga menjadi Rp 40.767 per kilogram pada 1 Maret 2026, atau terkoreksi sekitar 1,27%.
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, menyatakan bahwa penurunan harga ini adalah hasil dari koordinasi lintas kementerian dan lembaga, serta pengawasan intensif oleh Satgas Saber Pelanggaran Pangan.
"Alhamdulillah, harga cabai rawit merah dan daging ayam menunjukkan tren penurunan. Ini buah dari kerja bersama, baik dari sisi pasokan maupun pengawasan distribusi. Kami pastikan stabilitas harga dan pasokan terus dijaga. Sidak pasar akan terus dilakukan, dan tidak boleh ada pelaku usaha yang mempermainkan harga pangan," kata Amran dalam keterangan tertulis, Minggu (1/3/2026).
Sidak di berbagai daerah pada 28 Februari 2026 menunjukkan kecenderungan penurunan harga. Di Pasar Sentral Mamuju, Sulawesi Barat, harga cabai rawit merah turun dari Rp 50.000/kg menjadi Rp 40.000/kg.
Di Pasar Induk Wonosobo, Jawa Tengah, harga cabai rawit juga turun tajam dari Rp 120.000/kg menjadi Rp 80.000/kg, dan kemudian menjadi Rp 75.000/kg.
Di Pasar Cikpuan Riau, harga cabai bahkan berada di bawah HAP, yaitu Rp 40.000/kg. Sementara itu, di Gorontalo harga terpantau sesuai HAP sebesar Rp 57.000/kg. Meskipun di beberapa wilayah seperti Jawa Timur dan Banten harga masih di atas HAP, masing-masing sekitar Rp 80.000/kg dan Rp 100.000/kg.
Kondisi harga daging ayam ras secara nasional relatif stabil. Di sebagian besar wilayah seperti Jawa Timur, Kalimantan Barat, Gorontalo, Jawa Tengah, dan Banten, harga berada di kisaran Rp 38.000-Rp 40.000/kg atau sesuai HAP.
Di Riau dan Sulawesi Barat, harga daging ayam ras tercatat di bawah HAP, masing-masing Rp 33.000-35.000/kg dan Rp 37.500/kg. Tidak ditemukan lonjakan signifikan pada komoditas ini, dan pasokan terpantau cukup di tingkat pasar tradisional maupun ritel modern.
Pemerintah optimis stabilitas pangan nasional tetap terjaga dengan tren penurunan harga cabai rawit merah dan daging ayam ras, sehingga inflasi pangan tetap terkendali.
"Kita ingin masyarakat mendapatkan harga yang wajar, peternak dan petani tetap memperoleh margin yang sehat, dan distribusi berjalan adil. Negara hadir untuk memastikan keseimbangan itu," pungkas Amran.