Bursa mobil bekas di Indonesia mencatatkan fluktuasi harga Suzuki Ertiga yang kini dipasarkan mulai dari Rp80 jutaan hingga Rp260 jutaan per Mei 2026. Kendaraan segmen Multi Purpose Vehicle (MPV) ini tetap menjadi primadona bagi keluarga yang mencari kapasitas tujuh penumpang dengan biaya operasional efisien.
Dilansir dari Medcom, variasi harga tersebut mencakup unit dari dua generasi produksi sejak model ini pertama kali mengaspal pada tahun 2010. Tingginya minat konsumen terhadap unit seken didorong oleh reputasi kenyamanan kabin dan kemudahan perawatan mesin Suzuki yang dinilai ramah kantong.
Data harga pasar menunjukkan unit generasi pertama yang diproduksi antara tahun 2012 hingga 2015 memiliki banderol paling terjangkau di kisaran Rp85 juta sampai Rp134 jutaan. Model ini mengandalkan mesin K14B 1.4L yang mampu menyemburkan tenaga 95 PS dan torsi 130 Nm.
Bagi konsumen yang menginginkan fitur lebih modern, All New Ertiga generasi kedua tahun 2018-2019 dipasarkan dengan harga Rp160 juta hingga Rp176 jutaan. Generasi ini sudah menggunakan mesin K15B 1.5L yang menghasilkan tenaga lebih besar mencapai 104,7 PS.
Sementara itu, varian tertinggi yang mencakup model Hybrid produksi tahun 2020 hingga 2024 dibanderol antara Rp185 juta sampai Rp260 jutaan. Harga akhir di pasar sangat bergantung pada tipe transmisi, jarak tempuh, serta kondisi fisik kendaraan yang tersedia di diler maupun perorangan.
| Model/Tahun Produksi | Kisaran Harga (Rupiah) |
|---|---|
| Ertiga Generasi 1 (2012-2015) | 85 Juta – 134 Jutaan |
| Ertiga Facelift (2016-2017) | 118 Juta – 145 Jutaan |
| All New Ertiga (2018-2019) | 160 Juta – 176 Jutaan |
| All New Ertiga/Hybrid (2020-2024) | 185 Juta – 260 Jutaan |
Secara teknis, Suzuki telah melakukan pembaruan signifikan pada performa mesin dari generasi pertama ke generasi kedua. Peningkatan torsi dari 130 Nm menjadi 138 Nm pada model terbaru memberikan daya dukung lebih baik untuk penggunaan harian maupun perjalanan jarak jauh dengan beban penuh.