Situasi kontrak Harry Kane di Bayern Munchen menjadi sorotan karena negosiasi perpanjangan belum menunjukkan kemajuan signifikan. Kondisi ini membuat sejumlah klub Liga Inggris, termasuk Manchester United, mulai bersiaga memantau kemungkinan kepindahan penyerang berusia 32 tahun itu. Meskipun Kane terikat kontrak hingga tahun 2027, spekulasi mengenai potensi kepindahannya lebih cepat, bahkan pada tahun depan, semakin menguat.
Uli Hoeness, Presiden Kehormatan Bayern, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa Kane mungkin saja tergoda oleh tawaran finansial besar dari klub-klub Arab Saudi. Meskipun Hoeness menyebut Kane merasa nyaman di Jerman saat ini, pernyataan tersebut memicu berbagai spekulasi mengenai masa depannya.
Mick Brown, mantan kepala pencari bakat Manchester United, menyarankan agar klub-klub Inggris memanfaatkan peluang ini untuk membujuk Kane kembali ke tanah kelahirannya, seperti dilansir dari Bola. Brown menyatakan kepada Football Insider bahwa klub-klub Inggris dapat memantau situasi Kane dengan lebih serius, mengingat minat jangka panjang mereka terhadap sang striker.
Manchester United sendiri telah lama mengagumi Harry Kane dan dianggap sebagai salah satu klub yang paling tertarik merekrutnya. Selain itu, sejumlah rival MU di Liga Inggris juga disebut-sebut mengikuti perkembangan ini dengan cermat. Sempat beredar kabar bahwa Tottenham Hotspur ingin memulangkan Kane, namun kondisi klub tersebut saat ini dinilai membuat peluang tersebut kecil.
Analisis Peluang Kepindahan Kane
Mick Brown menganalisis bahwa masa depan Harry Kane sangat menarik dan banyak bergantung pada keinginan sang pemain. Brown menyebut, "Semua orang bilang dia bahagia di Bayern, tapi sekarang muncul kemungkinan dia bisa tergoda untuk pergi." Ia menambahkan bahwa jika pembicaraan kontrak tidak berjalan sesuai rencana dan ada potensi pindah ke Arab Saudi, klub-klub Liga Inggris tidak akan tinggal diam.
Brown juga menyoroti kemungkinan Kane ingin kembali ke Inggris untuk mencoba memecahkan rekor gol Alan Shearer di Premier League, sebuah ambisi yang sering dibicarakan saat ia meninggalkan Tottenham. "Sejauh yang saya tahu, dia bahagia di Bayern dan itu mungkin tidak berubah. Tapi, jika ada peluang dia pergi, minat pasti akan muncul," imbuhnya.
Manchester United sendiri telah lama memantau Harry Kane sebagai bagian dari rencana jangka panjang mereka untuk membawanya ke Old Trafford. Sebelumnya, Kane memiliki klausul pelepasan sebesar 56 juta paun yang aktif pada tahun ini, namun klausul tersebut telah berakhir tanpa ada klub yang mengaktifkannya.
Meski demikian, ketajaman Kane tidak perlu diragukan. Sepanjang musim 2025/2026, ia tampil dalam 40 pertandingan, 36 di antaranya sebagai starter, dengan catatan impresif 48 gol dan lima assist. Performa ini menegaskan bahwa kualitasnya masih berada di level tertinggi, membuat namanya tetap menjadi incaran banyak klub top Eropa.