Produsen otomotif Hyundai memperkuat standar keamanan berkendara melalui integrasi teknologi SmartSense dan Bluelink guna meminimalisir potensi insiden di jalan raya pada Rabu, 22 April 2026. Sistem ini dirancang untuk memberikan intervensi otomatis berdasarkan pemantauan kondisi lingkungan sekitar kendaraan secara langsung.
Dilansir dari Medcom, Hyundai SmartSense merupakan paket fitur keselamatan aktif yang berfungsi mendukung pengambilan keputusan pengemudi. Teknologi tersebut bekerja secara real-time untuk membaca pergerakan objek dan memberikan bantuan saat menghadapi situasi lalu lintas yang dinamis maupun padat.
Beberapa fitur utama dalam paket ini meliputi Forward Collision-Avoidance Assist (FCA) yang mampu mendeteksi kendaraan, pejalan kaki, serta pesepeda. Selain itu, terdapat Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Following Assist (LFA) yang berperan menjaga posisi mobil agar tetap berada di tengah jalur melalui koreksi kemudi otomatis.
Keamanan tambahan juga didukung oleh Blind-Spot Collision-Avoidance Assist (BCA) dan Rear Cross-Traffic Collision-Avoidance Assist (RCCA). Keduanya memberikan peringatan serta pengereman aktif jika terdeteksi adanya risiko benturan dari titik buta maupun saat kendaraan sedang bergerak mundur.
Di sisi lain, fitur Bluelink hadir sebagai platform konektivitas yang memungkinkan pemilik mengontrol fungsi kendaraan dari jarak jauh. Layanan ini mencakup SOS Emergency Assistance untuk bantuan darurat 24 jam serta Stolen Vehicle Recovery yang dapat melacak sekaligus mematikan mesin mobil jika terjadi pencurian.
Efektivitas sistem keselamatan aktif ini sejalan dengan data National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA). Lembaga tersebut menyatakan bahwa penerapan sistem kendali stabilitas elektronik dan fitur keselamatan terkait dapat menurunkan risiko kecelakaan tunggal hingga 50 persen.
Sistem Bluelink juga dilengkapi Automatic Collision Notification yang secara otomatis menghubungi layanan darurat saat sensor mendeteksi benturan keras. Integrasi kedua teknologi ini bertujuan menciptakan ekosistem perlindungan menyeluruh, baik saat pengemudi berada di dalam kabin maupun ketika memantau dari aplikasi ponsel pintar.