Imola Berpeluang Isi Kalender F1 2026 Gantikan Dua Seri Timur Tengah

Imola berpotensi menggantikan GP Bahrain dan Arab Saudi yang dibatalkan dari kalender F1 2026 akibat konflik di Timur Tengah.

Otoritas Formula 1 sedang mempertimbangkan opsi pengganti untuk dua seri yang dibatalkan dari kalender 2026, yaitu Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi. Pembatalan ini disebabkan oleh konflik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Dua sirkuit di Eropa, Autodromo Internazionale Enzo e Dino Ferrari di Imola, Italia, dan Portimao di Portugal, berpotensi menjadi pengganti. Kedua sirkuit ini sudah terakreditasi FIA dan pernah menggelar balapan F1.

Imola sempat absen dari kalender F1 sejak 2006, namun kembali pada 2020 melalui GP Emilia Romagna karena pembaruan sirkuit dan dampak pandemi COVID-19. Meski demikian, Imola tidak masuk kalender resmi musim 2026.

Wali Kota Imola, Marco Panieri, menyatakan kesiapan pihaknya jika dibutuhkan, namun enggan membahasnya lebih lanjut di tengah konflik yang terjadi. "Kami menunggu tanpa mengambil langkah. Kami lebih berharap perang ini segera berakhir," ujar Panieri kepada Motorsport.com Italia.

Panieri menambahkan, "Jika memang dibutuhkan, F1 tahu kami siap menggelar balapan, tetapi membicarakannya sekarang tidak masuk akal. Saat ini, lebih masuk akal berharap konflik ini berhenti daripada berharap ada balapan di kalender 2026."

"Kami mengambil sikap yang sadar. Kami tidak bergerak, dan memilih menunggu," imbuhnya.

Opsi Penambahan Seri

Kalender F1 memiliki beberapa celah yang memungkinkan penambahan satu seri pengganti. Celah tersebut antara lain jeda dua pekan antara GP Inggris dan GP Belgia pada Juli, serta antara GP Belanda dan GP Italia pada Agustus-September.

Dari segi geografis, Imola dinilai sebagai opsi paling logis jika ditempatkan di antara GP Belanda dan Italia. Lokasinya di Italia utara dapat mengurangi beban logistik tim.

Namun, efisiensi biaya perjalanan juga menjadi pertimbangan FIA untuk tidak segera mengganti dua seri yang dibatalkan.

Recommended