Menghadapi sisa pertandingan BRI Super League 2025/2026, pelatih Semen Padang, Imran Nahumarury, menekankan pentingnya mentalitas final kepada para pemainnya. Hal ini terbukti efektif saat tim meraih kemenangan atas PSBS Biak.
Imran Nahumarury, pelatih asal Tulehu, Maluku, menyampaikan bahwa setiap dari 10 pertandingan terakhir harus dianggap sebagai laga final. Instruksi itu membuahkan hasil positif.
Semen Padang berhasil mengalahkan PSBS Biak dengan skor 2-0 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (9/3/2026) malam WIB. Guillermo Fernandez Hierro mencetak kedua gol kemenangan tim berjuluk Kabau Sirah.
Walaupun kemenangan ini belum mampu mengeluarkan Semen Padang dari zona degradasi, perolehan tiga poin ini menaikkan posisi mereka ke peringkat 16 dengan total 20 poin.
Kemenangan tersebut menjadi debut yang manis bagi Imran Nahumarury yang baru ditunjuk sebagai pelatih Semen Padang pada Kamis (5/3/2026), menggantikan Dejan Antonic.
"Saya bilang di meeting, '10 pertandingan itu saya anggap final.' Saya anggap itu final. Alhamdulillah step by step bisa mendapatkan poin," ungkap Imran Nahumarury.
Imran juga menyampaikan apresiasi kepada para pemain, suporter, dan masyarakat atas dukungan yang diberikan. Ia berharap kemenangan ini dapat menjadi modal positif untuk pertandingan selanjutnya.
Menurut Imran, pertandingan melawan PSBS berlangsung sulit karena lawan bermain solid. Ia sudah memprediksi bahwa laga akan berjalan ketat sejak awal.
"Sangat tidak mudah ya, melawan tim yang berada di papan tengah atau papan atas itu tidak mudah. Apalagi kemarin mereka main dengan babak yang sangat luar biasa," ujarnya.
Lebih lanjut, Imran menjelaskan antusiasme pemain setelah kedatangannya memudahkan proses adaptasi taktik. Perubahan taktik di babak kedua dinilai berhasil, dan para pemain mampu menjalankannya dengan baik.
Kemenangan atas PSBS menjadi pertandingan terakhir Semen Padang sebelum jeda kompetisi karena Hari Raya Idul Fitri. BRI Super League akan kembali bergulir pada 3 April 2026.
Imran berharap hasil positif ini dapat menjadi momentum bagi Semen Padang untuk bangkit dan berjuang di sembilan pertandingan tersisa demi bertahan di kasta tertinggi.
"Ya, ini semua berkat kerja keras pemain, taktikal yang sangat luar biasa. Tapi kami sadar ini perjalanan masih jauh. Tapi kemenangan ini tentu harapan saya menjadi modal bagi kami untuk melangkah di babak selanjutnya," pungkas Imran.