Tim Nasional Futsal Indonesia gagal meraih gelar juara Piala AFF Futsal untuk kedua kalinya secara beruntun setelah kalah 1-2 dari Thailand pada partai final. Pertandingan krusial ini berlangsung di Nonthaburi Sports Complex Gymnasium, Nonthaburi, Minggu (12/04/2026) malam WIB.
Indonesia sempat unggul lebih dulu melalui gol Andreas Dwi Persada pada menit ke-16. Namun, tim tuan rumah Thailand berhasil membalikkan keadaan dengan mencetak dua gol balasan.
Sepasang gol kemenangan Thailand dicetak oleh Itticha Praphaphan pada menit ke-20 dan Panat Kittipanuwong di menit ke-31. Hasil ini mengakhiri upaya Tim Garuda untuk mempertahankan trofi yang mereka raih pada edisi 2024, di mana Indonesia mengalahkan Vietnam 2-0 di final.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan kebanggaannya terhadap perjuangan para pemain dan staf. Menurut Souto, klub-klub dan pendukung futsal di Indonesia juga patut bangga atas kerja keras yang telah ditunjukkan tim sepanjang turnamen hingga mencapai final.
"Sejujurnya, saya sangat bangga dengan para pemain dan staf kami," kata Souto setelah pertandingan, dilansir dari Bola. "Saya rasa klub-klub di Indonesia dan para pendukungnya juga harus bangga dengan mereka, dengan kerja keras yang telah mereka lakukan."
Souto menambahkan bahwa para pemainnya tampil luar biasa, terutama di babak pertama di mana Indonesia mampu mengontrol permainan dan Thailand nyaris tidak memiliki peluang. Namun, ia menyoroti sejumlah keputusan wasit yang dinilainya merugikan tim.
"Mereka memainkan pertandingan yang luar biasa. Pada babak pertama, kami mengontrol permainan dan Thailand tidak memiliki satu pun peluang," tambah pelatih asal Spanyol tersebut. "Kami mendapatkan beberapa pelanggaran yang menurut saya tidak semuanya layak disebut pelanggaran."