Infantino Usulkan Kartu Merah bagi Pemain Tutup Mulut saat Konfrontasi

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengusulkan sanksi tegas berupa kartu merah bagi pemain yang menutup mulut saat berkonfrontasi dengan lawan.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, mewacanakan aturan baru terkait perilaku pemain di lapangan. Ia mengusulkan pemberian kartu merah bagi pemain yang menutup mulut saat berbicara dengan lawan dalam situasi konfrontasi.

Menurut Infantino, tindakan menutup mulut mengindikasikan pemain tersebut menyembunyikan ucapan yang tidak pantas. Wacana ini muncul setelah insiden di Liga Champions yang melibatkan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, yang menutupi mulutnya saat berbicara dengan Vinicius Jr dari Real Madrid. Prestianni kemudian mendapat sanksi larangan bermain sementara oleh UEFA atas dugaan rasisme.

Infantino menekankan bahwa setiap kasus harus ditangani oleh otoritas terkait. Namun, ia menilai sepak bola perlu aturan yang tegas dan menimbulkan efek jera.

Isu ini dibahas dalam rapat umum tahunan International Football Association Board (Ifab). Pertemuan tersebut menyepakati perlunya konsultasi lanjutan untuk mencegah pemain menyembunyikan ucapan mereka.

"Jika seorang pemain menutup mulutnya dan mengatakan sesuatu, dan itu memiliki konsekuensi rasis, maka dia harus diusir, jelas," kata Infantino.

Menurutnya, tindakan menutup mulut memunculkan praduga bahwa pemain tersebut menyembunyikan sesuatu. "Jika Anda tidak memiliki sesuatu untuk disembunyikan, Anda tidak menutup mulut saat mengatakan sesuatu. Sesederhana itu," lanjutnya.

Pembahasan Lebih Lanjut Diperlukan

Meski demikian, Ifab belum mencapai kesepakatan final. Perubahan aturan masih mungkin dibahas dalam Kongres FIFA di Vancouver pada 30 April mendatang. Jika disetujui, regulasi ini berpotensi diterapkan sebelum Piala Dunia 2026.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan diskusi akan dilanjutkan. Chief Executive The Football Association (FA), Mark Bullingham, menilai perlunya pembahasan mendalam agar solusi yang diambil tidak menimbulkan masalah baru. Bullingham, yang juga duduk di dewan Ifab, menekankan pentingnya konsultasi dengan komunitas sepak bola untuk menghindari konsekuensi yang tidak diinginkan.

Recommended