Inter Milan resmi mengunci gelar juara Liga Italia musim 2025/2026 setelah menaklukkan Parma dengan skor 2-0 pada Senin (4/5/2026) dini hari WIB. Kemenangan di pekan ke-35 ini membuat perolehan poin klub berjuluk Nerazzurri tersebut mustahil dikejar oleh para pesaingnya di sisa musim.
Hasil pertandingan yang dilangsungkan di markas Parma tersebut dilansir dari Bola, memastikan keunggulan 12 poin Inter Milan atas Napoli yang berada di posisi kedua. Dengan hanya tiga laga tersisa, tambahan tiga poin ini mengamankan trofi Scudetto ke-21 bagi klub asal kota Milan tersebut.
Dua gol kemenangan Inter Milan dicetak oleh Marcus Thuram dan Henrikh Mkhitaryan. Thuram mencatatkan namanya di papan skor dalam lima laga beruntun, sementara Mkhitaryan memaksimalkan umpan matang dari kapten tim, Lautaro Martinez, untuk menggandakan keunggulan.
Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mencatatkan sejarah baru sebagai orang kedua di era modern setelah Armando Castelazzi yang memenangkan gelar juara liga bersama Inter sebagai pemain dan pelatih. Chivu sebelumnya merupakan bagian dari skuat peraih Treble Winners Inter pada tahun 2010 silam.
"Ini adalah gelar ke-21 dan lembaran lain dalam sejarah gemilang klub ini. Saya lebih muda saat itu, sekarang saya punya beberapa rambut beruban, tetapi saya sama bahagianya seperti saat saya masih menjadi pemain," kata Cristian Chivu, Pelatih Inter Milan.
Kesuksesan ini menjadi pembuktian bagi Chivu yang ditunjuk pada awal musim untuk menggantikan Simone Inzaghi. Meskipun awalnya sempat diragukan dan bukan merupakan pilihan utama manajemen, Chivu berhasil membawa konsistensi luar biasa dengan catatan 14 kemenangan dari 15 laga pada periode Januari hingga Februari.
Inter Milan kini berpeluang mengawinkan gelar liga dengan trofi domestik lainnya. Nerazzurri dijadwalkan akan menghadapi Lazio pada pertandingan babak final Coppa Italia yang akan digelar pada 13 Mei mendatang.