Panitia Seleksi Beasiswa Garuda 2026 resmi menetapkan pelaksanaan Tes Bakat Skolastik (TBS) secara daring pada Jumat, 17 April 2026, sebagai bagian dari tahap pengukuran potensi akademik calon penerima beasiswa. Sebelum ujian utama, para peserta diwajibkan mengikuti sesi simulasi teknis yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 16 April 2026.
Dilansir dari Medcom, pelaksanaan ujian ini akan menggunakan sistem pengawasan ketat guna menjaga integritas hasil seleksi. Seluruh instruksi pengerjaan dan detail teknis dikirimkan melalui email resmi serta akun pendaftaran masing-masing peserta yang telah terdaftar di sistem pusat.
Ujian TBS ini memiliki durasi total pengerjaan selama 90 menit yang mencakup tiga subtes utama dalam format pilihan ganda berbahasa Inggris. Materi ujian terdiri dari Penalaran Verbal dengan durasi 30 menit, Penalaran Kuantitatif selama 40 menit, serta sesi Pemecahan Masalah yang harus diselesaikan dalam waktu 20 menit.
Peserta diwajibkan menyediakan dua perangkat (dual device) untuk keperluan ujian dan pengawasan. Perangkat pertama berupa laptop atau PC dengan spesifikasi minimal prosesor Dual Core, RAM 2 GB, dan sistem operasi Windows 8 atau Mac OS Monterey untuk mengakses aplikasi ujian.
Perangkat kedua berupa ponsel pintar atau tablet diperlukan untuk menjalankan aplikasi Zoom sebagai sarana pengawasan kamera depan dan belakang. Panitia mensyaratkan koneksi internet stabil dengan kecepatan minimal 10 Mbps serta kuota data minimal 10 GB untuk mendukung kelancaran proses ujian daring tersebut.
Informasi lebih lanjut mengenai tata cara pelaksanaan dapat diakses melalui laman resmi beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id atau akun media sosial resmi kementerian. Peserta diingatkan untuk memastikan seluruh perangkat pendukung berfungsi dengan baik sebelum jadwal simulasi dimulai.