Efisiensi baterai dan kecepatan pengisian daya menjadi fokus utama pada mobil listrik. Jaecoo J5, SUV listrik kompak dari Chery, menawarkan arsitektur penyimpanan energi yang mumpuni.
Dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) dan pengisian cepat 130 kW, Jaecoo J5 menjanjikan keseimbangan antara jarak tempuh, keamanan, dan kepraktisan sehari-hari.
Jaecoo J5 tersedia dalam dua varian dan dibekali baterai berkapasitas 58,9 kWh hingga 60,9 kWh. Pengujian menunjukkan bahwa mobil ini mampu menempuh jarak 461 km hingga 470 km dalam sekali pengisian penuh.
Penggunaan baterai LFP dipilih karena stabilitas termalnya yang lebih baik dibandingkan baterai nikel. Hal ini meminimalisir risiko kebakaran akibat benturan atau panas berlebih.
Baterai LFP pada Jaecoo J5 juga dirancang untuk memiliki siklus hidup lebih panjang. Pemilik dapat mengisi daya secara rutin tanpa khawatir degradasi kapasitas sel dalam jangka panjang.
Efisiensi energi Jaecoo J5 tercatat 14,3 kWh/100 km, angka yang kompetitif di kelas SUV. Hal ini didukung desain eksterior aerodinamis, velg aero-styled 18 inci, dan fitur Active Grille Shutter (AGS) yang mengatur aliran udara untuk mengurangi hambatan angin.
Pengisian cepat DC 130 kW memungkinkan pengisian baterai dari 30% ke 80% dalam waktu sekitar 28 menit. Untuk pengisian di rumah, Jaecoo J5 dilengkapi on-board charger AC 11 kW. Dengan wallbox standar, pengisian dari kosong hingga penuh membutuhkan waktu sekitar 6,5 jam.
Jaecoo J5 didukung garansi baterai selama 8 tahun atau 160 ribu kilometer. Di Indonesia, Jaecoo J5 versi Standard dibanderol Rp249 juta, sedangkan versi Premium Rp299 juta.