Jakarta Pertamina Enduro Lolos ke Grand Final Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro siap menghadapi Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia pada babak Grand Final Proliga 2026 di Yogyakarta.

Tim bola voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) bersiap menantang Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dalam perebutan juara pada babak Grand Final Proliga 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24–26 April 2026 di GOR Amongrogo, Yogyakarta.

Tiket menuju partai puncak tersebut berhasil diamankan setelah JPE menyelesaikan seri Final Four di Semarang pada 19 April 2026, seperti yang dilansir dari Bola. JPE sukses menempati posisi puncak klasemen putaran kedua usai menumbangkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor pertandingan 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17).

Langkah meyakinkan JPE sepanjang kompetisi musim ini dipastikan berkat sokongan penuh dari PT Pertamina (Persero) beserta jajaran anak usahanya. Dukungan berkelanjutan tersebut diberikan sebagai wujud komitmen nyata korporasi dalam memajukan prestasi olahraga di tingkat nasional, khususnya pada cabang bola voli.

Apresiasi tinggi atas capaian skuad JPE yang sukses menembus babak final disampaikan oleh Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron.

“Melalui olahraga, Pertamina ingin menghadirkan energi yang menginspirasi. Sepanjang musim ini, JPE telah menunjukkan nilai-nilai disiplin, kerja sama, dan daya juang yang kuat di setiap pertandingan. Pencapaian ini tidak lepas dari kerja keras dan kekompakan tim,” ungkap Baron.

Momentum partai final yang berdekatan dengan peringatan Hari Kartini dinilai menambah motivasi dan daya juang tersendiri bagi seluruh elemen tim JPE. Hubungan emosional tersebut dipandang relevan dengan representasi kegigihan kaum perempuan di Indonesia.

“Perjuangan JPE juga sejalan dengan semangat Hari Kartini, di mana perempuan terus menunjukkan peran dan prestasinya di berbagai bidang, termasuk olahraga,” ujar Baron.

Kehadiran berbagai latar belakang pemain di dalam internal tim juga dipandang sebagai cerminan kolaborasi yang sehat pada level profesional. Keberagaman tersebut diharapkan mampu memberikan dampak positif yang lebih luas bagi publik.

“Komposisi tim yang beragam menunjukkan kolaborasi dan daya saing di level profesional, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk berani berprestasi,” lanjutnya.

Pihak manajemen Pertamina menegaskan bahwa keterlibatan mereka dalam dunia olahraga merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan. Fokus utama program ini diarahkan untuk menyediakan wadah pembinaan atlet, mendongkrak mutu kompetisi domestik, serta mencetak talenta-talenta baru yang siap bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Sementara itu, kesiapan mental dan teknis skuad JPE menjelang laga perebutan takhta juara dipastikan berada dalam kondisi yang sangat baik. Evaluasi dan pematangan strategi terus dilakukan mengingat tensi pertandingan final diprediksi akan berjalan lebih ketat.

Kapten JPE, Tisya Amallya Putri, menegaskan tekad kuat seluruh jajaran pemain untuk tampil habis-habisan demi memboyong piala Proliga musim ini ke markas mereka.

“Fokus kami saat ini adalah memastikan seluruh pemain siap secara fisik dan mental, serta tetap disiplin menjalankan sistem permainan yang telah kami bangun,” ujar Tisya.

Recommended