Jan Olde Riekerink Sesalkan Performa Dewa United Meski Menang Atas PSIM

Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyayangkan performa anak asuhnya meski berhasil meraih kemenangan tipis 1-0 atas PSIM Yogyakarta di BRI Super League.

Dewa United berhasil meraih kemenangan penting saat menjamu PSIM Yogyakarta dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Banten International Stadium, Serang, pada Jumat (3/4/2026) malam WIB itu, berakhir dengan skor tipis 1-0 untuk keunggulan tim tuan rumah. Gol tunggal dicetak oleh Alex Martins melalui tendangan penalti pada menit ke-62.

Meskipun meraih tiga poin penuh, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menyatakan rasa syukurnya bercampur ketidakpuasan terhadap penampilan anak asuhnya. Hal ini seperti dilansir dari Bola. Menurutnya, fokus pada kemenangan semata mengabaikan pentingnya permainan yang menghibur dan berkualitas.

Riekerink, pelatih asal Belanda itu, menegaskan bahwa sepak bola bukan hanya tentang hasil akhir. Ia juga menyoroti minimnya dominasi timnya, terutama di sektor lini tengah, selama pertandingan. "Saya senang pemain telah melakukan yang terbaik, tapi kami tidak bisa memberikan apa yang biasanya bisa kami lakukan. Ini tentang 'tiga poin', tapi kami juga harus menghibur dan memiliki standar bermain bersama. Menciptakan peluang dan saya rasa itu tadi tidak bagus," ujarnya.

Ia melanjutkan, "Bagian yang paling membahagiakan adalah kami mendapatkan tiga poin. Bagian yang buruk hari ini adalah kami tidak mendominasi permainan di sebagian besar waktu. Kami memiliki masalah besar dalam mengendalikan lini tengah mereka, kami memiliki masalah dalam mengendalikan Vidal."

Pelatih berusia 63 tahun itu juga mengakui kesulitan timnya dalam menghadapi permainan PSIM, khususnya dalam mengantisipasi pergerakan pemain kunci lawan seperti Ezequiel Vidal dan Ze Valente. "Saya pikir kami memiliki masalah, terutama pertahanan di lini tengah dan juga Vidal. Setiap kali kami membiarkan pemain terbaik mereka, Ze Valente, Vidal, setiap kali bebas. Jadi kami harus sedikit menyesuaikan," tambah Riekerink.

Apresiasi dari Taisei Marukawa dan Pelatih PSIM

Di sisi lain, winger Dewa United, Taisei Marukawa, mengakui bahwa kemenangan tersebut sangat krusial meskipun diraih dalam kondisi yang tidak ideal. "Itu adalah laga yang sulit karena kami kehilangan beberapa pemain dan hujan mulai turun di babak kedua. Tapi setidaknya kami memenangkan pertandingan dan ini memberi kami kepercayaan diri untuk delapan pertandingan berikutnya," jelasnya.

Dari kubu lawan, Pelatih Kepala PSIM Jogja, Jean-Paul Van Gastel, mengapresiasi daya juang para pemainnya meskipun harus takluk 1-0. Seperti dikutip dari PSIM Jogja, ia mengakui masalah penyelesaian akhir timnya di sepertiga akhir lapangan, yang memerlukan banyak peluang untuk menciptakan satu gol.

Dengan tambahan tiga angka, Dewa United kini menduduki posisi kesembilan klasemen sementara BRI Super League. Mereka mengumpulkan 37 poin dari 11 kemenangan, empat hasil imbang, dan 11 kekalahan. Sementara itu, PSIM Jogja masih harus berjuang keras untuk mengamankan posisi agar terhindar dari zona degradasi di sisa delapan pertandingan yang ada.

Recommended