Petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, bersiap melanjutkan turnamen lapangan tanah liat dengan mengikuti kompetisi Morocco Open 2026. Seperti dikutip dari Bola, atlet nasional ini dipastikan menempati posisi sebagai unggulan teratas pada turnamen level WTA 250 tersebut.
Data dari laman resmi WTA menunjukkan nama Janice Tjen terdaftar dalam turnamen Grand Prix SAR La Princesse Lalla Meryem atau Morocco Open 2026. Kompetisi ini bakal diselenggarakan di Rabat, Maroko, pada 18 hingga 26 Mei mendatang.
Langkah Janice Tjen mengambil bagian dalam WTA 250 ini menarik perhatian. Pasalnya, jadwal turnamen ini bertepatan dengan ajang lain yang memiliki tingkat prestise lebih tinggi, yaitu Internationaux de Strasbourg berlevel WTA 500 di Prancis.
Janice Tjen menempati posisi unggulan pertama karena memiliki peringkat dunia tertinggi di antara para peserta lainnya. Berdasarkan pembaruan data per 4 Mei 2026, ia berada di peringkat ke-40 WTA selepas berkompetisi di Italian Open 2026, turun satu tingkat dari posisi ke-39.
Persaingan di Maroko diprediksi berjalan ketat dengan kehadiran sejumlah petenis tangguh. Laura Siegemund dari Jerman yang berada di peringkat 46 menempati unggulan kedua, disusul petenis Spanyol Jessica Bouzas Maneiro di peringkat 50 sebagai unggulan ketiga.
Daftar petenis unggulan makin kompetitif dengan masuknya Tatjana Maria di posisi keempat. Sementara itu, posisi unggulan kelima dalam turnamen lapangan tanah liat ini ditempati oleh Yulia Starodubtseva.
Fokus pada Sektor Tunggal
Keputusan berbeda diambil Janice Tjen yang kali ini hanya turun pada nomor tunggal di Morocco Open 2026. Langkah untuk melewatkan kategori ganda menjadi hal yang cukup jarang dilakukan oleh sang petenis.
Pada dua kompetisi sebelumnya, yaitu Madrid Open 2026 dan Italian Open 2026, ia selalu bermain rangkap. Kala itu, Janice Tjen turun di dua sektor dengan berpasangan bersama Aldila Sutjiadi.
Aldila Sutjiadi sendiri dipastikan absen dari turnamen di Maroko ini. Petenis ganda andalan Indonesia tersebut juga tidak masuk dalam daftar peserta Internationaux de Strasbourg yang berlangsung di Prancis pada pekan yang sama.