Jersey baru Timnas Indonesia produksi Kelme resmi bisa dibeli mulai Kamis, 12 Maret 2026, pukul 20.00 WIB. CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, memastikan hal tersebut.
Peluncuran seragam baru Timnas Indonesia diadakan di Plaza Utara Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) mulai pukul 17.00 WIB. Acara ini diawali dengan konferensi pers bersama Kelme, PT Garuda Indonesia (GSI), Shopee, dan beberapa partner lainnya.
Perkenalan jersey baru tim berjulukan Skuad Garuda ini dilakukan pada pukul 20.00 WIB. Acara ini dihadiri oleh CEO Kelme Indonesia, Kevin Wijaya, hingga Ketua PSSI, Erick Thohir.
Seragam anyar Timnas Indonesia dari Kelme dijual secara online maupun offline. Lokasinya termasuk di Plaza Utara GBK, Garuda Store GBK, marketplace, dan beberapa rekanan Kelme lainnya.
Keuntungan bagi yang menghadiri acara Live Your Mark Festival hingga Minggu (15/3/2026) adalah ketersediaan nameset. "Karena nameset itu tersedia di awal ada di sini. Di pop-up store, di Kelme pop-up store dan juga di Garuda Store. Nah, itu harusnya cukup menjawab sebagian dari pertanyaannya," ujar Kevin.
Kelme membuka peluang memperluas distribusi nameset ke berbagai partner di masa mendatang. Namun, untuk tahap awal, produk tersebut difokuskan lebih dulu tersedia di titik penjualan utama selama rangkaian peluncuran.
"Kemudian apakah ke depannya kita akan terus mengembangkan distribusi nameset sampai ke level partner, itu something yang kita pasti akan terus kembangkan dan kita akan bicarakan dengan para partner," ungkap Kevin.
"Namun, yang udah pasti, pertama-tama adalah nameset itu bisa didapatkan ada di Kelme pop-up store selama empat hari ini dan juga di Garuda Store," ucapnya.
Nameset yang tersedia saat ini sudah dapat menggunakan nama pemain yang direkomendasikan oleh PSSI. Namun, untuk nomor punggung masih menunggu keputusan dari federasi.
"Terus apakah nameset-nya itu sudah beserta dengan fixed numbers atau tidak? Nah, ini yang sesuatu yang mohon tolong teman-teman catat. Kalau namanya, kita sudah bisa mengeluarkan nama yang memang sudah direkomendasikan dari teman-teman PSSI," kata Kevin.
"Tapi nomor itu tetap menjadi hak yang dimiliki oleh pihak dari PSSI dan itu memang nanti masih menunggu waktunya. Belum, belum fix untuk secara nomornya," terangnya.