Jetour meluncurkan model T2 di Jakarta pada Senin (11/5/2026) sebagai alternatif kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) bagi konsumen yang menginginkan performa tangguh di tengah masifnya gempuran mobil listrik di pasar otomotif Indonesia.
Mobil jenis SUV ini dibekali mesin 2.0 TGDI yang mampu menghasilkan tenaga maksimal sebesar 245 PS dan torsi puncak mencapai 375 Nm. Dilansir dari Medcom, kendaraan seharga Rp588.000.000 on the road DKI Jakarta tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas harian maupun kebutuhan medan berat.
Pengoperasian Jetour T2 didukung oleh delapan mode berkendara yang mencakup Eco, Normal, Sport, Snow, Mud, Sand, Rock, dan X-Mode. Mode Normal dinilai memberikan tenaga yang responsif untuk kondisi lalu lintas perkotaan yang sering mengalami kemacetan atau skema berhenti-jalan (stop n go).
Dari sisi dimensi, SUV ini memiliki panjang 4.785 mm, lebar 2.006 mm, dan tinggi 1.880 mm dengan desain bodi kotak atau boxy yang mencolok. Penggunaan sasis monokok dan sistem suspensi yang disesuaikan diklaim mampu meminimalisir gejala limbung saat mobil bermanuver di jalan raya.
Fitur keamanan pada Jetour T2 terintegrasi dengan teknologi Bosch 5 + 3 ADAS sensor suite generasi terbaru. Sistem ini mencakup Forward Collision Warning, Rear Collision Warning, Advanced Emergency Braking, Blind Spot Detection, serta Lane Change Warning untuk membantu pengemudi selama perjalanan.
Untuk memudahkan visibilitas, pabrikan menyematkan layar unit utama berukuran 15,6 inci yang terhubung dengan kamera panorama 540 derajat. Fitur tersebut memberikan sudut pandang menyeluruh di sekitar kendaraan guna mempermudah proses parkir dalam posisi seri maupun paralel.
Kombinasi antara desain SUV tangguh dan fitur modern ini menjadikannya pilihan bagi para penggemar mobil mesin konvensional. Jetour T2 saat ini sudah tersedia untuk pasar domestik guna memenuhi permintaan segmen kendaraan utilitas sport yang tetap mempertahankan teknologi mesin asupan alami.