Keseruan para pembalap Honda HRC Castrol berlanjut di Bali dengan berbagai aktivitas menarik pada Selasa (3/3/2026). Mereka tidak hanya berinteraksi dengan masyarakat Bali dalam pembuatan Ogoh-Ogoh jelang perayaan Nyepi, tetapi juga bermain games bersama komunitas Honda.
Masyarakat Bali tengah mempersiapkan patung raksasa Ogoh-ogoh untuk perayaan Nyepi. Joan dan Luca, bersama pembalap AHRT seperti Herjun Atna Firdaus, M. Adenanta Putra, Fadillah Arbi Aditama, Rheza Danica Ahrens, dan M Badly Ayatullah, mengunjungi sentra pembuatan Ogoh-ogoh.
Banjar Kaja Sesetan, yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan seniman patung kertas terbaik, menjadi lokasi kunjungan. Di sana, Joan dan Luca terkesima dengan detail serta ukuran Ogoh-ogoh yang dibuat.
Tidak hanya mengamati, Joan dan Luca juga turut membantu para seniman dalam menyempurnakan patung Ogoh-ogoh. Selain itu, tim AHRT juga menyerahkan paket sembako kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadan di Kampung Jawa.
"Fantastis dengan tradisi yang mereka miliki di Bali dan mereka menjelaskan secara detail atas karya yang mereka buat. Ditambah keseruan dengan para bikers. Terima kasih sudah menjamu kami dengan luar biasa," ujar Luca Marini.
Kebersamaan di Bali dilanjutkan dengan interaksi bersama 100 bikers Honda dari berbagai komunitas, termasuk Honda Stylo Club Indonesia, Honda CBR Riders Club, CBR Club Indonesia, Honda ADV Indonesia, Honda PCX Club Indonesia, Vario Bali Rider, All Vario Bali, CB150X Indonesia Adventure, dan Honda Big Bike Indonesia. Kedua pembalap MotoGP ini menikmati momen akrab dengan bermain bersama para bikers Honda.
Marketing Direktur PT Astra Honda Motor (AHM) Octavianus Dwi menyampaikan bahwa kehadiran kedua pembalap MotoGP tersebut membawa semangat kebersamaan yang kuat.
“Kehadiran pembalap Honda HRC Castrol yang berinteraksi langsung dengan bikers Honda seperti halnya harmoni, kekompakan, dan kebersamaan dalam seni Tari Kecak. Kami harap hal ini menjadi koneksi yang kuat dalam mendukung persaudaraan dan setiap upaya perwujudan mimpi, baik di level Internasional, Nasional, juga di setiap wilayah di Indonesia,” tutup Octa.