Peningkatan besar pada sektor mesin disebut menjadi faktor krusial di balik kebangkitan tim pabrikan Honda HRC Castrol menjelang gelaran MotoGP musim 2026. Hal tersebut disampaikan oleh pembalap mereka, Joan Mir, yang merasa optimis dengan performa motor terbarunya. Pabrikan asal Jepang ini mulai menunjukkan perkembangan menjanjikan setelah beberapa musim sebelumnya kesulitan bersaing di barisan terdepan.
Mir menilai kerja keras yang dilakukan tim Honda dalam pengembangan motor kini mulai membuahkan hasil. Setelah periode sulit dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam mengejar dominasi performa motor Ducati, perubahan pada paket motor Honda dinilai memberikan dampak positif bagi para pembalapnya.
Pembalap asal Spanyol itu merasakan langsung perbedaan signifikan saat menjajal motor terbaru Honda. Peningkatan performa kali ini terasa jauh lebih substansial dibandingkan musim-musim sebelumnya. Mir menyebut sektor mesin sebagai aspek paling menonjol dari evolusi motor Honda musim ini, sebagaimana dilansir dari Bola.
“Peningkatan terbaik musim ini adalah mesin. Honda melakukan pekerjaan yang sangat baik untuk memberikan kami mesin dan paket yang lebih kuat. Saya pikir di situlah perbedaan utamanya saat membandingkan motor,” ujar Mir saat berbicara dengan media nasional di Bali pada Selasa (3/3).
Kendati demikian, Mir juga menegaskan bahwa pengembangan tidak hanya berfokus pada mesin. Honda juga melakukan perbaikan di beberapa aspek teknis lain, termasuk aerodinamika, sasis, dan elektronik. Namun, ia kembali menekankan bahwa perbedaan terbesar tetap berada pada sektor mesin.
Mir, yang bergabung dengan tim pada musim 2023, mengakui kondisi Honda saat ini jauh lebih baik. Kala itu, motor Honda masih kesulitan mencapai konsistensi di papan atas. Menurutnya, perbaikan yang terjadi merupakan hasil dari upaya kolektif seluruh tim selama beberapa tahun terakhir.
“Jika melihat kembali dua tahun lalu, saat saya bergabung pada 2023, motornya tidak kompetitif. Tapi dengan banyak pekerjaan dan usaha dari saya sebagai pembalap, dari pabrikan, dan semua orang di sana, kami mulai membalikkan situasi sedikit demi sedikit,” jelas Mir.
Dengan total 22 seri dalam kalender MotoGP 2026, Mir telah mengidentifikasi beberapa sirkuit yang berpotensi menjadi titik balik bagi Honda. Ia menyebut Austin dan Jerez sebagai trek yang menawarkan peluang lebih baik bagi timnya untuk tampil maksimal. Selain itu, sirkuit Motegi di Jepang dan Aragon juga dinilai cocok dengan karakter motor Honda.
“Austin mungkin bisa sedikit lebih baik untuk kami, Jerez juga. Di akhir musim ada Motegi, dan mungkin Aragon. Saya pikir ada banyak trek di mana kami bisa cepat, dan secara sejarah Honda sangat bagus di sana,” tutur Mir.