Chelsea sepertinya telah menemukan striker haus gol yang mereka idam-idamkan sejak era Diego Costa. Sosok tersebut hadir dalam diri Joao Pedro yang tampil memukau.
Penyerang berusia 24 tahun itu mencetak hat-trick saat Chelsea mengalahkan Aston Villa. Kemenangan ini krusial dalam perburuan zona Liga Champions, terlebih Manajer Chelsea, Liam Rosenior, sebelumnya mengakui bahwa peluang timnya menipis.
Catatan gol non-penalti Joao Pedro di Premier League, yaitu 14 gol, hanya kalah dari Erling Haaland. Secara keseluruhan, ia telah mengoleksi 17 gol di semua kompetisi musim ini, ditambah tujuh assist.
Sejak musim 2016/2017 ketika Diego Costa masih berseragam The Blues, belum ada striker Chelsea yang mampu mencetak 20 gol dalam satu musim. Kini, Joao Pedro hanya membutuhkan tiga gol lagi untuk mencapai angka tersebut, dengan 12 pertandingan tersisa.
Liam Rosenior, manajer Chelsea, memberikan pujian kepada Joao Pedro. "Dia pemain top dan kepercayaan dirinya terus meningkat," kata Rosenior.
Rosenior menambahkan, "Golnya dengan kaki kiri benar-benar kelas dunia. Tapi saya juga sangat senang dengan dua gol tap-in-nya. Dia berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat, dan kami memang bekerja keras melatih hal itu."
Gol pertama Joao Pedro tercipta saat ia lolos dari penjagaan Ezri Konsa. Gol keduanya tercipta menjelang turun minum, dan hat-trick dilengkapi setelah ia menyambar umpan silang Alejandro Garnacho.
Berkat gol-gol Joao Pedro, Chelsea naik ke posisi kelima klasemen dan memangkas jarak dengan Aston Villa menjadi hanya tiga poin. Dengan target minimal kembali lolos ke Liga Champions, performa sang striker Brasil bisa menjadi kunci penting bagi The Blues dalam sisa musim ini.
Jika konsisten, Joao Pedro bukan hanya menjawab masalah lini depan Chelsea tetapi juga bisa menjadi striker terbaik mereka sejak era Diego Costa.