Kiprah John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia sangat dinantikan menjelang laga kontra St. Kitts and Nevis di FIFA Series 2026. Ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi sang pelatih.
Pengamat sepak bola nasional, Ronny Pangemanan, menyatakan antusiasme banyak pihak terhadap racikan Herdman saat Timnas Indonesia melawan St. Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jumat (27/3/2026).
Ronny Pangemanan, dikutip dari kanal YouTube Nusantara TV, menyampaikan, "Saya pikir ini adalah panggung John Herdman yang pertama bersama Timnas Indonesia sekaligus sebagai ajang pembuktian. Karena banyak orang yang masih penasaran."
Ronny Pangemanan mengakui bahwa pelatih asal Inggris ini telah memberikan kesan positif sejak ditunjuk menangani skuad Garuda. Keputusan-keputusan yang diambilnya sejauh ini tidak menuai kritik.
Bung Ropan, sapaan akrabnya, menambahkan, "Kalau saya lihat, dia ini auranya bagus. Karena, dia bersedia membawa keluarganya untuk tinggal di Jakarta. Ini tidak mudah. Tidak ada pelatih-pelatih sebelumnya yang bersedia melakukan itu."
Dia juga menyoroti kesediaan Herdman untuk mengikuti permintaan PSSI dalam menunjuk asisten pelatih lokal. Menurutnya, hal ini sangat positif karena Herdman tidak membawa banyak asisten pelatih dari luar.
Herdman dinilai diuntungkan karena tidak perlu merombak skuad secara besar-besaran atau melakukan naturalisasi pemain tambahan. Talent pool yang ada saat ini dianggap cukup mumpuni untuk bersaing.
Ropan menjelaskan, "Saya rasa, selama masa persiapan ini, John Herdman juga diuntungkan karena tidak perlu banyak merombak pemain. Dia juga tidak perlu mengambil pemain-pemain lagi untuk dinaturalisasi karena waktunya mepet."
Ia menambahkan bahwa penambahan pemain masih memungkinkan untuk kepentingan Piala Asia 2027, tetapi kekuatan Timnas Indonesia saat ini sudah cukup memadai.
Ropan juga menyinggung keunggulan Timnas Indonesia dari St. Kitts and Nevis, baik dari segi peringkat FIFA maupun kualitas pemain, terutama pemain naturalisasi yang bermain di Eropa. Timnas Indonesia berada di peringkat ke-122 FIFA, sementara St. Kitts and Nevis di peringkat ke-154.
Bung Ropan menyebut beberapa pemain yang berpotensi menjadi tulang punggung Timnas Indonesia di era Herdman, seperti Jay Idzes (Sassuolo), Emil Audero (Cremonese), Verdonk (Lille OSC), Kevin Diks (Gladbach), dan Maarten Paes (Ajax).
Lebih lanjut Ropan menyampaikan, "Jadi, secara kedalaman skuad, kita itu sudah lebih bagus daripada lawan. Namun, sepak bola tidak bisa hanya melihat itu saja. Itu bukan jaminan."
Herdman diyakini tidak akan kesulitan memetakan kualitas St. Kitts and Nevis karena pengalamannya melatih Timnas Kanada, yang pernah mengalahkan mereka 1-0 pada November 2018.
Ropan menegaskan bahwa kepiawaian Herdman dalam merancang komposisi skuad akan diuji. Ia berharap pelatih berusia 50 tahun itu mampu membangun starting eleven yang tangguh di FIFA Series 2026.
Ropan menambahkan, "Jadi, Herdman tahu ini adalah tim yang kuat. Meski tidak punya pemain-pemain hebat, lawan kita ini tetap tim yang baik. Nah, di sinilah yang ditunggu, kejelian dan kecerdasan seorang John Herdman dalam meramu starting eleven terbaik."