Bek Dewa United, Johnathan Carlos Pereira Souza, menjadi sasaran serangan rasial melalui media sosial Instagram setelah pertandingan pekan ke-27 BRI Super League 2025/2026 pada Senin, 20 April 2026 malam WIB. Insiden ini terjadi pasca timnya bermain imbang 2-2 melawan Persib Bandung di Banten International Stadium (BIS), Serang.
Pemain asal Brasil tersebut mendapatkan pesan bernada rasisme melalui fitur direct message (DM) pada akun pribadinya. Johnathan kemudian merespons tindakan tersebut dengan mengunggah tangkapan layar pesan rasis itu melalui fitur Instagram Stories.
"Semoga Tuhan memberkatimu," tulis Johnathan Carlos Pereira Souza, pemain Dewa United, dalam unggahan di akun Instagramnya sebagaimana dilansir dari Bola. Mantan pemain CSKA 1948 tersebut tetap tenang menghadapi serangan tersebut meski hasil pertandingan tidak berpihak sepenuhnya kepada timnya.
Dalam jalannya pertandingan, Dewa United sempat memimpin dua gol melalui aksi Alex Martins pada menit ke-18 dan Ricky Kambuaya pada menit ke-64. Namun, situasi berbalik setelah Alex Martins menerima kartu merah akibat kartu kuning kedua pada menit ke-64.
Kekurangan pemain membuat Dewa United kehilangan kendali permainan di akhir laga. Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan melalui penalti Thom Haye pada menit ke-76 dan gol sundulan Andrew Jung pada menit ke-85 setelah menerima umpan Eliano Reijnders.
Hasil imbang ini menempatkan Dewa United di posisi ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 41 poin dari total 28 pertandingan. Sementara itu, Persib Bandung tetap mengamankan posisi puncak klasemen dengan raihan 65 poin.
Johnathan Carlos sendiri baru bergabung dengan skuat Banten Warriors pada awal musim ini dan telah mencatatkan 12 penampilan. Sebelum berkarir di Indonesia, pemain yang berposisi sebagai fullback kanan ini tercatat pernah bermain di liga Bulgaria, Ukraina, dan Brasil.