Jorge Martin Sapu Bersih Kemenangan di MotoGP Prancis 2026

Jorge Martin meraih kemenangan ganda pada Sprint Race dan balapan utama MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Bugatti, Le Mans, Minggu (10/5/2026).

Pembalap Aprilia Racing Team, Jorge Martin, berhasil memenangkan balapan utama MotoGP Prancis di Sirkuit Bugatti, Le Mans, pada Minggu (10/5/2026) malam WIB. Kemenangan ini melengkapi performa dominannya setelah sebelumnya juga mengamankan podium tertinggi pada sesi Sprint Race di sirkuit yang sama.

Dilansir dari Bola, Martin mencatatkan waktu 41 menit 18,001 detik pada balapan utama hari Minggu. Hasil tersebut membuatnya unggul tipis 0,477 detik di depan rekan setimnya, Marco Bezzecchi, yang finis di posisi kedua.

Keberhasilan di balapan utama tersebut mengikuti tren positif Martin sejak Sabtu (9/5/2026) malam WIB. Memulai start dari posisi kedelapan, Martin mampu memacu motornya hingga finis terdepan di Sprint Race dengan catatan waktu 19 menit 46,830 detik.

Pada sesi balap pendek tersebut, juara dunia MotoGP 2024 ini mengalahkan Francesco Bagnaia yang menempati urutan kedua dengan selisih 1,107 detik. Perolehan poin maksimal dari dua balapan ini membawa Martin naik ke peringkat kedua klasemen sementara pembalap.

Saat ini, Jorge Martin mengantongi 127 poin dan hanya berselisih satu angka dari pemuncak klasemen, Marco Bezzecchi. Pencapaian ini menandai titik balik karier pembalap asal Spanyol tersebut setelah sempat mengalami masa sulit pada musim sebelumnya.

Martin mengungkapkan bahwa Le Mans memiliki memori emosional karena ia sempat berniat meninggalkan Aprilia tahun lalu akibat frustrasi dengan rentetan cedera. Tekanan mental diakuinya jauh lebih berat daripada pemulihan fisik yang ia jalani saat itu.

"Bukan hanya fisik, secara mental musim lalu sangat berat untuk saya. Saya ingat berada di sini dan mengatakan kepada Massimo Rivola (CEO Aprilia), bahwa saya ingin pergi," kata Jorge Martin, Pembalap Aprilia Racing Team.

Keputusan CEO Aprilia untuk mempertahankannya kini berbuah manis dengan torehan kemenangan ganda di Prancis. Martin mengaku belajar untuk tidak menyerah meskipun harus menghadapi kendala teknis saat motor terasa tidak stabil ketika berada di belakang pembalap lain.

Kemenangan di Sirkuit Bugatti ini sekaligus mempertegas dominasi tim Aprilia di papan atas klasemen musim 2026. Fokus Martin kini beralih pada seri balapan berikutnya untuk merebut posisi puncak dari tangan Bezzecchi.

Recommended