Pertandingan penting akan tersaji di Allianz Stadium saat Juventus menjamu Genoa dalam lanjutan Serie A pada Senin waktu setempat. Laga ini menjadi kesempatan bagi Bianconeri untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas klasemen liga.
Saat ini, Juventus dan AS Roma sama-sama mengoleksi 54 poin dari 30 pertandingan. Sementara itu, Genoa masih berjuang di papan tengah dengan 33 poin setelah meraih delapan kemenangan sepanjang musim ini.
Juventus memasuki laga ini dengan catatan positif, tidak terkalahkan dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi. Namun, hasil imbang 1-1 kontra Sassuolo di laga sebelumnya menjadi evaluasi penting yang harus segera diperbaiki oleh tim, seperti dilansir dari Bola.
Dalam pertandingan kontra Sassuolo, Kenan Yildiz sempat membawa Juventus unggul cepat sebelum Andrea Pinamonti menyamakan kedudukan. Bahkan, peluang emas untuk meraih kemenangan terbuang setelah Manuel Locatelli gagal mengonversi penalti.
Di sisi lain, Genoa datang dengan performa kurang meyakinkan setelah mengalami kekalahan 0-2 dari Udinese menjelang jeda internasional. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri tren positif yang sebelumnya mereka nikmati.
Menjelang pertandingan, Juventus mendapatkan kabar baik dengan kembalinya Dusan Vlahovic ke sesi latihan, meskipun ia kemungkinan besar belum akan diturunkan sebagai starter. Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, masih dihadapkan pada absennya beberapa pemain kunci seperti Vasilije Adzic dan Arkadiusz Milik. Namun, sejumlah pemain seperti Juan Cabal, Emil Holm, dan Pierre Kalulu diproyeksikan siap tampil sejak menit awal.
Dari kubu Genoa, pelatih Daniele De Rossi juga menghadapi tantangan dalam menyusun skuad. Brooke Norton-Cuffy dipastikan absen karena cedera yang dialaminya saat membela timnas Inggris U-21. Selain itu, Maxwel Cornet juga diperkirakan belum siap untuk memulai pertandingan.
Catatan tandang Genoa sendiri kurang meyakinkan, dengan hanya meraih satu kemenangan sepanjang tahun 2026. Melihat kondisi kedua tim, Juventus berada dalam posisi yang lebih diunggulkan. Apalagi, mereka menunjukkan produktivitas gol yang tinggi, dengan minimal tiga gol tercipta dalam tiga dari lima pertandingan terakhir.
Statistik dan Head-to-Head
Pertemuan antara Juventus dan Genoa memiliki sejarah panjang, dengan total 145 pertandingan di semua kompetisi. Juventus mendominasi catatan pertemuan dengan 88 kemenangan, sementara Genoa hanya meraih 27 kemenangan, dan 30 pertandingan berakhir imbang.
Pada pertemuan terakhir di bulan Agustus lalu, Juventus berhasil menang 1-0 di kandang Genoa, memperpanjang rekor kemenangan mereka menjadi tiga laga beruntun atas lawannya tersebut. Menariknya, lima dari enam pertemuan terakhir kedua tim menghasilkan kurang dari 2,5 gol, di mana Juventus mencatatkan empat clean sheet.
Di sisi lain, Genoa menunjukkan ketajaman di lini serang dengan mencetak minimal dua gol dalam enam dari sembilan pertandingan terakhir di Serie A. Namun, masalah pertahanan menjadi perhatian karena mereka kebobolan setidaknya dua gol dalam lima laga. Juventus sendiri hanya sekali kalah di kandang musim ini di semua kompetisi, menjadikan Allianz Stadium benteng yang sulit ditembus. Dengan statistik ini, Juventus memiliki peluang besar untuk mengamankan tiga poin, meskipun Genoa tetap berpotensi memberikan perlawanan jika mampu tampil efektif.