Juventus dijadwalkan menjamu Hellas Verona dalam lanjutan Serie A pada Minggu (3/5/2026) di tengah upaya tuan rumah mempertahankan posisi empat besar klasemen. Laga ini mempertemukan tim pemburu zona Liga Champions dengan tim tamu yang sudah dipastikan turun kasta.
Dilansir dari Bola, Juventus saat ini unggul tiga poin dalam persaingan menuju kompetisi tertinggi Eropa tersebut. Meskipun hanya bermain imbang tanpa gol melawan AC Milan pekan lalu, posisi Si Nyonya Tua tetap berada di jalur yang menguntungkan dengan sisa empat pertandingan musim ini.
Soliditas lini belakang menjadi modal utama tim asuhan Luciano Spalletti yang telah mencatatkan empat clean sheet secara berturut-turut. Sejak kepemimpinan Spalletti pada November, Juventus tercatat sebagai tim yang paling sedikit menghadapi tembakan tepat sasaran di kompetisi kasta tertinggi Italia.
Rekor kandang Juventus juga sangat impresif dengan hanya satu kekalahan dalam 21 pertandingan terakhir di markas sendiri. Dalam delapan pertemuan terakhir melawan Verona, Juventus berhasil memenangkan enam laga dengan keunggulan agregat skor yang mencolok yakni 13-3.
Di sisi lain, kekalahan Lecce atas rival lainnya pada Sabtu (2/5/2026) dini hari WIB resmi memastikan Hellas Verona terdegradasi ke Serie B. Ini merupakan kali ke-10 klub berjuluk Gialloblu tersebut turun kasta setelah sempat bertahan selama tujuh musim di Serie A.
Pelatih interim Verona, Paolo Sammarco, kini dihadapkan pada situasi pelik setelah timnya hanya meraih satu poin dari enam laga terakhir. Secara historis, Verona tidak pernah menang di kandang Juventus dengan catatan 29 kekalahan dari 34 kunjungan sepanjang sejarah kompetisi.
Kondisi skuad Juventus dilaporkan cukup stabil meski Kenan Yildiz masih diragukan tampil sebagai starter akibat gangguan lutut. Statistik menunjukkan persentase kemenangan Juventus turun 36 persen dan produktivitas gol berkurang 0,6 per laga saat Yildiz absen dari susunan pemain utama.
Hellas Verona dipastikan tampil tanpa sejumlah pilar penting seperti Daniel Mosquera, Suat Serdar, dan Nicolas Valentini yang menjalani hukuman skorsing. Lini depan mereka juga sedang tumpul mengingat penyerang utama Gift Orban belum mencatatkan gol sejak Januari lalu.