Astra Honda Racing School (AHRS) menjadi wadah penting bagi pembalap Indonesia untuk berkiprah di dunia balap motor internasional. Program akademi balap milik PT Astra Honda Motor ini telah menghasilkan banyak talenta yang bersaing di kejuaraan dunia.
Andi Gilang, Gerry Salim, Mario Suryo Aji, dan Veda Ega Pratama merupakan contoh pembalap jebolan AHRS yang merasakan atmosfer persaingan di level dunia. Setiap tahunnya, AHRS terus melahirkan nama-nama baru yang menjanjikan, seperti Kiandra Ramadhipa yang mencuri perhatian pada tahun 2025.
Melalui wawancara di Bola Break Youtube channel, Kiandra atau Rama, mengungkapkan betapa pentingnya peran Astra Honda Racing School dalam perkembangan karier balapnya.
Kiandra mengikuti seleksi Astra Honda Racing School pada awal tahun 2022, saat usianya masih 12 tahun. "Alhamdulillah lolos seleksi, terus mengikuti Astra Honda Racing School di tahun 2022 itu dan mendapatkan hasil yang cukup baik, nilainya cukup baik juga," tutur Kiandra.
Lebih lanjut, Kiandra menjelaskan bahwa proses seleksi AHRS meliputi penilaian fisik, attitude, kemampuan di atas motor, serta pengetahuan tentang balap dan aturan-aturannya. Semua aspek ini diuji secara komprehensif.
Karier Kiandra terbilang sangat cepat. Pada tahun 2022, ia masih mengikuti AHRS. Namun, pada tahun 2025, ia sudah berkompetisi di Red Bull Rookies Cup dan European Talent Cup. Sepanjang tahun 2025, Kiandra berhasil meraih posisi kelima di European Talent Cup dan podium kedua di Red Bull Rookies Cup Sachsenring, Jerman.
Untuk tahun 2026, Kiandra kemungkinan besar akan tetap berlaga di Red Bull Rookies Cup. Mengenai European Talent Cup, ia belum bisa memastikan apakah akan naik kelas ke JuniorGP atau tetap bertahan. "Tapi pokoknya saya mempersiapkan diri saja apapun balapannya," tegas Kiandra.
"Intinya saya harus siap, apapun balapannya gaspol. Targetnya pasti menjadi lebih baik dari tahun ini juga mencapai yang lebih baik dari tahun ini," tambahnya.