Kendaraan Hybrid Jadi Pilihan Mobilitas Jarak Jauh Masyarakat Indonesia

Kendaraan hybrid semakin diminati di Indonesia, terutama untuk perjalanan jarak jauh, berkat fleksibilitasnya dalam penggunaan mesin bensin dan motor listrik.

Kendaraan hybrid semakin menarik perhatian masyarakat Indonesia, khususnya untuk kebutuhan mobilitas perjalanan jarak jauh. Fleksibilitas kombinasi mesin bensin dan motor listrik menjadi daya tarik utama, memungkinkan pengendara tidak bergantung pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).

Kemampuan adaptif ini menjadikan mobil hybrid solusi ideal untuk bepergian ke luar kota, di mana lokasi pengisian daya eksternal mungkin terbatas. Kenaikan signifikan pangsa pasar mobil hybrid dari tahun ke tahun menunjukkan transisi masyarakat menuju elektrifikasi yang efisien, seperti dilaporkan oleh Medcom.

Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan mobil hybrid mengalami peningkatan, mencapai 10% dari total penjualan mobil nasional pada tahun 2025. Tren positif ini diprediksi akan terus berlanjut hingga tahun 2026, memperkuat posisi hybrid sebagai alternatif kendaraan masa depan.

Salah satu inovasi yang patut dipertimbangkan adalah Chery Super Hybrid (CSH). Teknologi ini menggabungkan mesin bensin turbo, motor listrik, dan baterai pintar dalam satu sistem yang efisien. CSH diklaim menawarkan tenaga yang lebih besar dan efisiensi energi yang lebih baik dibandingkan teknologi hybrid konvensional.

Sistem kerja hybrid ini secara otomatis mengintegrasikan motor listrik dan mesin bensin untuk mencapai efisiensi energi optimal. Perpindahan atau penggabungan kedua sumber tenaga ini disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi berkendara.

Chery Indonesia menyatakan, “Teknologi CSH ini memungkinkan mesin dan motor listrik bekerja sama secara paralel, menghasilkan efisiensi terbaik tanpa mengorbankan tenaga demi sensasi fun to drive. Berbeda dengan hybrid seri yang seringkali hanya mengandalkan motor listrik sebagai penggerak utama.”

Penggunaan teknologi ini membantu penghematan bahan bakar, meningkatkan responsivitas kendaraan, dan berkontribusi pada pengurangan emisi, terutama dalam kondisi lalu lintas padat. Keunggulan lainnya adalah jangkauan berkendara yang lebih luas tanpa sering berhenti untuk mengisi bahan bakar, karena tidak memerlukan pengisian daya eksternal.

Motor listrik pada sistem CSH berperan ganda sebagai penggerak utama, penyedia torsi instan, sekaligus generator pengisi daya baterai. Pada kecepatan rendah hingga menengah, motor listrik dapat menggerakkan roda secara langsung, sehingga penggunaan harian lebih efisien dan minim emisi. Kombinasi ini menegaskan kecocokan teknologi CSH untuk perjalanan jarak jauh.

Pilihan Model Chery dengan Teknologi CSH

Chery menyediakan beberapa model dengan teknologi CSH di pasar Indonesia, dirancang untuk memenuhi beragam kebutuhan dan gaya hidup konsumen:

Chery Tiggo 8 CSH

Sebagai varian CSH pertama di Indonesia, Tiggo 8 CSH adalah SUV hybrid 7-penumpang. Mobil ini dibekali mesin bensin 1.500 cc turbo yang berpadu dengan motor listrik dan transmisi 1DHT Super Electric Hybrid. Tenaga yang dihasilkan mencapai 243 PS dengan torsi 215 Nm, serta kemampuan mode listrik penuh sejauh 90 km.

Tiggo 8 CSH hadir dalam varian Front Wheel Drive (FWD) Comfort seharga Rp449,9 juta dan FWD Premium Rp519,9 juta. Untuk varian All Wheel Drive (AWD), dibanderol Rp569,9 juta.

Chery Tiggo Cross Hybrid

Model ini mengusung mesin bensin 1.5L dengan tenaga 96 PS dan torsi 120 Nm, dikombinasikan motor listrik bertenaga 204 PS dan torsi 310 Nm. Tiggo Cross CSH saat ini dipasarkan dengan harga Rp329,8 juta.

Chery Tiggo 9 Hybrid

Tiggo 9 hybrid merupakan SUV premium dengan teknologi PHEV CSH. Ditenagai mesin ACTECO 1.500 cc turbo yang dipadukan tiga motor listrik dan baterai 34,4 kWh. Kombinasi ini mampu menghasilkan tenaga hingga 395 PS dan torsi 650 Nm, didukung transmisi 3DHT Super Electric Hybrid. Tiggo 9 CSH ditawarkan dengan harga Rp739,9 juta (OTR Jakarta).

Recommended