Pelatih Olympique de Marseille, Habib Beye, memberikan kritik terbuka terhadap gelandang muda Ethan Nwaneri terkait penurunan performa dan komitmennya dalam sesi latihan tim hingga Selasa, 28 April 2026. Pemain yang dipinjam dari Arsenal tersebut kehilangan tempat di skuat utama sejak pergantian kursi kepelatihan di klub asal Prancis tersebut.
Dilansir dari Bola, Nwaneri tercatat tidak pernah masuk dalam daftar susunan pemain inti dalam 11 pertandingan terakhir yang dilakoni Marseille. Bahkan, pada laga terbaru saat timnya bermain imbang 1-1 melawan Nice, pemain asal Inggris tersebut hanya duduk di bangku cadangan tanpa mendapatkan menit bermain.
Situasi ini berbanding terbalik dengan awal kedatangannya pada Januari 2026 lalu di bawah asuhan Roberto De Zerbi. Saat itu, Nwaneri langsung mencetak gol pada laga debutnya melawan Lens dan digadang-gadang akan menjadi pilar penting bagi strategi serangan Marseille.
"Dia pemain berkualitas, tetapi dia harus memberikan jauh lebih banyak dalam komitmennya sehari-hari," kata Habib Beye, Pelatih Olympique de Marseille. Penegasan ini mengacu pada standar tinggi yang ditetapkan Beye dalam persaingan internal tim utama.
Beye menambahkan bahwa tuntutan intensitas latihan menjadi alasan utama mengapa Nwaneri tersisih dari skuat. Menurutnya, pemain lain di tim saat ini menunjukkan dedikasi dan kontribusi yang lebih besar dalam persiapan sehari-hari dibandingkan pemain berusia muda tersebut.
Arsenal selaku klub pemilik dilaporkan terus memantau situasi ini dengan cermat karena terhambatnya perkembangan menit bermain sang talenta. Nwaneri yang juga merupakan anggota Timnas Inggris U-21 membutuhkan jam terbang reguler untuk menjaga ritme kompetitifnya.
Kini Nwaneri hanya memiliki sisa tiga pertandingan di sisa musim 2026 untuk membuktikan profesionalismenya kepada tim pelatih. Marseille sendiri tetap fokus pada perolehan poin tim di papan klasemen sementara masa depan peminjaman Nwaneri akan dievaluasi pada akhir musim.