Proyek ambisius untuk menghubungkan Jakarta dan Surabaya melalui kereta cepat telah mendapatkan dukungan dari Presiden Prabowo Subianto.
Kabar ini disampaikan oleh Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, usai Rapat Koordinasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Dalam rapat tersebut, Kemenhub ditugaskan untuk melakukan kajian mendalam terkait proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya, meskipun Dudy mengakui bahwa proses kajian baru akan dimulai.
"Jadi sepertinya sudah ada lampu hijau," kata Dudy di Jakarta, Jumat (6/3/2026).
Dudy juga menyinggung bahwa pengkajian proyek kereta cepat Jakarta-Surabaya memerlukan alokasi biaya tersendiri.
Senada dengan Dudy, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Allan Tandiono, mengungkapkan bahwa penugasan kajian tidak hanya terbatas pada rute Jakarta-Surabaya, tetapi juga mencakup hingga Banyuwangi.
Allan menambahkan, perluasan rute ini sesuai dengan harapan Presiden.
"Sesuai dengan keinginan Presiden, ke Surabaya bahkan Banyuwangi," kata Allan.