Pembalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, menyampaikan bahwa terlalu dini untuk membahas peluangnya meraih gelar juara dunia Formula 1 (F1) pada musim 2026. Penegasan ini disampaikan setelah dirinya berhasil finis pertama dalam balapan F1 GP Jepang di Sirkuit Suzuka pada Minggu, 29 Maret 2026, seperti dilansir dari Bola.
Kemenangan di Suzuka ini menjadi pencapaian beruntun bagi Antonelli, yang kini mencatatkan sejarah sebagai pembalap termuda yang berhasil memimpin klasemen sementara. Saat sesi wawancara di parc ferme, juara dunia F1 1996, Damon Hill, menanyakan mengenai kans Antonelli dalam persaingan juara dunia. Menanggapi hal tersebut, Antonelli menyatakan, "Masih terlalu dini untuk membicarakan kejuaraan."
Pembalap berusia 19 tahun ini mengungkapkan rasa bahagianya dapat meraih kemenangan di lintasan yang dianggap istimewa seperti Suzuka. "Saya sangat senang bisa menang di lintasan istimewa di depan para penggemar yang luar biasa ini. Mengemudi dan balapan di sini adalah pengalaman unik dan saya sangat menantikan untuk kembali ke sini tahun depan," ujar Antonelli.
Antonelli juga menceritakan jalannya balapan, di mana ia sempat mengalami start yang kurang baik. Namun, keberuntungan berpihak padanya dengan kehadiran safety car yang membantunya mengambil alih posisi terdepan. "Kecepatannya luar biasa. Itu adalah stint kedua yang sangat bagus. Saya merasa sangat nyaman dengan mobil dan sangat puas dengan itu," tambah Antonelli.