Kondisi Michael Schumacher: Tidak Terbaring, Nonton Balapan

Lebih dari satu dekade setelah kecelakaan ski, kondisi Michael Schumacher dilaporkan tidak terbaring di tempat tidur dan masih menonton balapan.

Kondisi kesehatan Michael Schumacher kembali menjadi perhatian lebih dari satu dekade pasca kecelakaan ski yang mengubah hidupnya. Walaupun belum bisa berjalan dan bergantung pada kursi roda, legenda Formula 1 ini dilaporkan tidak terus-menerus terbaring di tempat tidur.

Schumacher mengalami cedera otak traumatis akibat kecelakaan saat bermain ski pada akhir 2013. Ia sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit, termasuk enam bulan dalam kondisi koma medis.

Keluarga Schumacher, yang dipimpin oleh istrinya, Corinna, secara konsisten membatasi informasi yang dibagikan ke publik mengenai kondisi juara dunia F1 tujuh kali tersebut.

Selama lebih dari 10 tahun, Schumacher tidak pernah terlihat di hadapan publik. Saat ini, ia dirawat secara privat di sebuah rumah mewah di kawasan Las Brisas, Mallorca, Spanyol, yang nilainya mencapai sekitar 30 juta paun.

Menurut laporan Mail Sport, Schumacher dapat bergerak di dalam rumah dengan bantuan kursi roda serta didampingi tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan terapis.

Perawatan medis selama 24 jam penuh diberikan kepada Schumacher, yang kini berusia 57 tahun. Biaya perawatan tersebut mencapai puluhan ribu paun setiap pekan. Akses ke Schumacher pun sangat terbatas.

Hanya segelintir orang yang diizinkan berkunjung, baik di Mallorca maupun di kediaman utamanya di Gland, Swiss. Salah satunya adalah mantan prinsipal Ferrari, Jean Todt.

Todt kerap menemani Schumacher menonton balapan Formula 1. Setahun lalu, Todt mengungkapkan bahwa ia masih rutin bertemu dengan mantan anak asuhnya itu.

"Keluarga telah memutuskan untuk tidak menjawab pertanyaan tentang kesehatannya, dan saya menghormati pilihan itu," kata Todt.

"Saya menemuinya secara rutin, dengan penuh kasih sayang, dia dan keluarganya. Ikatan kami melampaui pekerjaan di masa lalu. Itu adalah bagian dari hidup saya, yang kini sangat jauh dari Formula 1," ungkapnya.

Meski begitu, laporan yang sama menyebutkan belum ada kepastian apakah Schumacher sepenuhnya memahami apa yang terjadi di sekelilingnya.

Seorang sumber anonim mengatakan bahwa sang mantan pembalap dalam kondisi sadar, tetapi kemampuannya untuk memahami situasi masih menjadi tanda tanya.

"Tidak ada yang bisa memastikan apakah dia memahami segalanya karena dia tidak bisa menyampaikannya kepada siapa pun," ujar sumber tersebut.

"Perasaannya, dia mengerti sebagian hal yang terjadi di sekitarnya, tetapi mungkin tidak semuanya."

Sebelumnya, sempat muncul kabar di media Jerman yang menyebutkan Schumacher menghadiri pernikahan putrinya, Gina, dengan Iain Bethke pada 2024. Namun, laporan tersebut belakangan dinilai tidak akurat, dan Schumacher dipastikan tidak hadir dalam acara tersebut.

Mantan mekanik Formula 1, Richard Hopkins, yang pernah bekerja dekat dengan Schumacher, juga angkat bicara mengenai kondisi sang legenda.

Dalam wawancara dengan Express Sport awal bulan ini, Hopkins mengatakan bahwa kampanye "Keep Fighting Michael" masih terus hidup.

"Semua orang masih memikirkannya. Mustahil untuk tidak memikirkan Michael dan situasinya," kata Hopkins.

Hopkins memahami keputusan keluarga untuk menjaga privasi Schumacher, meski mengakui hal tersebut menimbulkan banyak spekulasi.

"Kita tidak melihatnya mungkin karena keluarga tidak ingin dia dilihat dalam kondisi seperti sekarang," ujarnya.

Ia menambahkan, meski publik merasa berada dalam ketidakpastian, asumsi yang berkembang kemungkinan tidak jauh dari kenyataan.

"Tentu ada rasa frustrasi karena kita seperti dibiarkan dalam kegelapan. Tapi, sebenarnya, saya rasa kita tidak sepenuhnya buta. Dugaan-dugaan kita tentang kondisinya saat ini mungkin cukup mendekati kenyataan," tutur Hopkins.

Sumber: Express

Recommended