Dalam situasi krisis energi global yang kian memanas, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung menekankan pentingnya stabilitas pasokan energi dari Indonesia. Permintaan ini disampaikannya saat menerima kunjungan Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Cheong Wa Dae, seperti dilansir dari Detik Finance.
Lee Jae Myung menyoroti kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan sebagai kunci vital di tengah gejolak global, terutama akibat ketegangan di Timur Tengah. Beliau menyatakan, "Dalam tatanan global yang berubah dengan cepat ini, kerja sama antara kedua negara kita yang memiliki nilai-nilai yang sama akan sangat penting, terutama mengingat situasi di Timur Tengah."
Menurutnya, ketersediaan Liquefied Natural Gas (LNG) dan batu bara dari Indonesia akan berperan besar dalam mitigasi dampak krisis terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat Korea Selatan. Pernyataan Lee menggarisbawahi urgensi untuk menjaga kelancaran suplai komoditas energi tersebut.
“Kami sangat yakin bahwa Indonesia menyediakan LNG dan batu bara secara stabil kepada Korea. Untuk meminimalkan dampak krisis ini terhadap perekonomian dan kehidupan rakyat kita,” jelas Lee lebih lanjut.
Kedua negara, Indonesia dan Korea Selatan, dinilai perlu memperluas cakupan kerja sama. Hal ini tidak hanya mencakup stabilitas pasokan energi, tetapi juga keamanan sumber daya secara keseluruhan, demi menghadapi tantangan global yang terus berkembang.