Kritik Justin Hubner Usai Fortuna Sittard Vs NAC Breda: Merasa Diskandal

Bek Timnas Indonesia, Justin Hubner, melontarkan kritik keras kepada NAC Breda setelah laga imbang 1-1, menyusul polemik paspor yang menyeretnya.

Pemain bertahan Timnas Indonesia, Justin Hubner, melontarkan kritik tajam terhadap manajemen NAC Breda setelah pertandingan yang mempertemukan Fortuna Sittard dan NAC Breda berakhir imbang 1-1 pada Minggu (12/4/2026) malam WIB. Laga pekan ke-30 Eredivisie 2025/2026 tersebut menjadi sorotan karena Hubner kembali bermain setelah sempat terseret kasus paspor.

Seperti dilaporkan Bola, dalam pertandingan tersebut, Justin Hubner bermain penuh selama 90 menit dan aksinya menimbulkan insiden serius. Sebuah upaya halauan bolanya pada menit ke-34 mengakibatkan pemain NAC Breda, Lewis Holtby, mengalami cedera parah di kaki kiri dan tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Kritikan pedas dari Justin Hubner ini tidak lepas dari polemik paspor dan izin kerja di kompetisi sepak bola Belanda yang sempat menyeretnya. Kontroversi ini bermula dari aduan NAC Breda pada 15 Maret 2026, setelah mereka kalah telak 0-6 dari Go Ahead Eagles. Aduan tersebut mempertanyakan status Dean James sebagai pemain non-Uni Eropa (EU).

Situasi ini berdampak pada sejumlah pemain yang telah dinaturalisasi sebagai Warga Negara Indonesia, seperti James, Geypens, Hubner, dan Nathan Tjoe-A-On. Status mereka sebagai WNI berarti mereka harus melepas paspor Belanda dan keluar dari kuota pemain EU, yang menimbulkan pertanyaan mengenai izin tinggal dan gaji minimal yang seharusnya mencapai 608.000 euro atau sekitar Rp12,1 miliar per tahun.

Akibat kasus tersebut, Justin Hubner sempat tidak diizinkan berlatih maupun bermain dalam laga resmi Fortuna Sittard, termasuk saat timnya kalah 0-2 dari AZ Alkmaar. Menurut Bola, para pemain naturalisasi lain seperti Dean James, Tim Geypens, dan Nathan Tjoe-A-On juga sempat diistirahatkan oleh klub masing-masing untuk menyelesaikan polemik ini.

Kekecewaan Justin Hubner Terhadap NAC Breda

Justin Hubner menyatakan ketidakterkejutannya atas intervensi yang dilakukan oleh NAC Breda. Ia merasa tindakan manajemen klub tersebut sebagai "skandal."

"Tentu saja, tidak menyenangkan saat tidak diizinkan untuk berlatih atau bermain pertandingan karena masalah paspor itu. Dan juga karena NAC. Pertama-tama, saya merasa skandal bahwa manajemen klub mereka telah mengambil tindakan. Apa masalahnya bagi klub itu dengan kewarganegaraan Anda? Biarkan saja mereka bermain sepak bola," kata Hubner kepada ESPN Nederland, seperti dikutip Bola.

Kekecewaan Hubner semakin terlihat dari pernyataannya yang lain. Ia menyoroti bahwa hampir semua pemain yang mengalami masalah paspor ganda tidak menyadari adanya kesalahan dalam status mereka. Baginya, tindakan NAC Breda terasa tidak relevan, terutama setelah kekalahan telak mereka.

"Jika Anda dihancurkan 6-0 oleh Go Ahead Eagles, maka Anda tidak berhak mulai berbicara tentang paspor. Ini juga tentang Dean James, tetapi bukan berarti dia mencetak lima gol melawan NAC. Dia hanya bek kiri, dia melakukan tugasnya. Sungguh memalukan bagi manajemen NAC untuk mengambil tindakan itu," tegas Justin Hubner.

Recommended