Michael Schumacher, legenda Formula 1 dengan tujuh gelar juara dunia, mengalami perubahan hidup drastis setelah pensiun dari balap pada 2012. Kecelakaan ski pada 29 Desember 2013, hampir merenggut nyawanya dan menyebabkan koma selama empat bulan.
Peristiwa tragis itu terjadi saat Schumacher berlibur bersama keluarganya di Meribel Resort, Prancis, daerah yang sangat dikenalnya. Ia memasuki area off-piste, jalur ski yang belum dibersihkan, dan menabrak batu tersembunyi di salju.
Akibatnya, Schumacher kehilangan kendali dan jatuh terkepal ke batu lain sekitar 10 meter jauhnya. Benturan keras itu memecahkan helmnya menjadi dua bagian. Awalnya, Schumacher sadar tetapi tidak merespons pertanyaan dokter. Tim medis segera mengevakuasinya melalui udara ke rumah sakit di Moutiers, lalu dipindahkan ke unit trauma khusus di Grenoble.
Saat tiba di rumah sakit, Schumacher sudah dalam kondisi koma. Ia membutuhkan operasi otak segera untuk menghentikan pembengkakan dan memastikan otaknya mendapat pasokan oksigen yang stabil.
Ahli bedah saraf Stephan Chabardes menyatakan, "Ia tidak merespons pertanyaan dan reaksi neurologisnya tidak normal." Kepala anestesi rumah sakit, Jean-Francois Payen, menambahkan bahwa helm Schumacher menyelamatkan nyawanya.
Upaya membangunkan Schumacher dari koma dilakukan pada akhir Januari 2014. Sabine Kehm, juru bicara Schumacher, menyatakan pada April 2014 bahwa Schumacher menunjukkan tanda-tanda sadar dan mulai bangun. Setelah dua bulan keluar dari koma, ia diperbolehkan meninggalkan Rumah Sakit Grenoble.
Pada 2023, Schumacher menerima penghargaan dari negara bagian North Rhine-Westphalia, Jerman, yang diterima oleh Jean Todt. Todt mengungkapkan bahwa ia sering menonton balapan bersama Schumacher. "Saya tidak merindukan Michael, saya melihatnya. Ya, saya menonton balapan dengannya. Tapi, yang pasti, saya merindukan apa yang dulu kami lakukan bersama," ujar Todt kepada RTL.
Lebih dari 13 tahun setelah kecelakaan itu, kondisi Schumacher jarang diberitakan. Namun, laporan Daily Mail baru-baru ini menyebutkan bahwa Schumacher tidak lagi terbaring di tempat tidur dan mulai memahami beberapa hal di sekitarnya. Ia kini bisa bergerak dengan kursi roda di sekeliling propertinya, memberikan harapan bahwa legenda F1 ini masih memiliki kualitas hidup yang lebih baik.