Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Capai 2,35 Juta di Awal 2026

Indonesia mencatat 2,35 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada Januari-Februari 2026, naik 7,7% dari tahun sebelumnya dan tertinggi sejak 2021.

Jumlah kedatangan wisatawan mancanegara atau turis asing ke Indonesia mencapai 2,35 juta kunjungan selama periode Januari hingga Februari 2026. Angka tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 7,7% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan merupakan pencapaian tertinggi sejak tahun 2021. Informasi ini diungkapkan oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Ateng Hartono, dalam sebuah konferensi pers pada Rabu (1/4/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.

Ateng Hartono menegaskan bahwa realisasi kunjungan turis di awal 2026 ini menunjukkan tren positif. Menurut BPS, pencapaian ini merupakan titik puncak kedatangan wisman dalam lima tahun terakhir.

Secara khusus pada Februari 2026, Malaysia menjadi negara asal wisatawan terbanyak dengan kontribusi 17,18%. Posisi kedua ditempati oleh Tiongkok dengan 13,01%, diikuti Singapura sebanyak 9,43% dari total kunjungan.

Namun, dibandingkan dengan data Januari 2026, kunjungan wisman dari Malaysia dan Singapura mengalami sedikit penurunan, masing-masing sebesar 5,66% dan 0,12%. Sementara itu, jumlah wisatawan asal Tiongkok justru melonjak signifikan hingga 35,91%.

Kenaikan drastis wisatawan dari Tiongkok ini dijelaskan oleh Ateng sebagai dampak dari perayaan Tahun Baru Imlek 2026 yang jatuh pada 17 Februari. Libur panjang Imlek ini mendorong peningkatan perjalanan wisatawan dari Tiongkok ke Indonesia.

Dari sisi pintu masuk utama, Bandara Ngurah Rai di Bali menjadi gerbang utama kedatangan wisman dengan 486.053 kunjungan. Turis asal Australia mendominasi pintu masuk ini. Bandara Soekarno-Hatta menempati urutan kedua dengan 205.165 kunjungan, disusul Batam sebanyak 129.627 kunjungan. Bandara Juanda menerima 23.775 kunjungan, dan Bandara Kualanamu mencatat 24.710 kunjungan.

Recommended