Kylian Mbappe Berpotensi Comeback Lawan Manchester City

Kabar baik untuk Real Madrid, pemulihan cedera Kylian Mbappe menunjukkan perkembangan pesat dan berpeluang tampil melawan Manchester City.

Real Madrid menerima kabar positif terkait kondisi Kylian Mbappe menjelang pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Manchester City. Proses pemulihan cedera penyerang Timnas Prancis ini berjalan lebih cepat dari yang diperkirakan.

Mbappe berpotensi kembali bermain saat Real Madrid bertemu Manchester City dalam laga leg kedua 16 besar Liga Champions. Sebelumnya, Mbappe mengalami masalah pada lututnya sejak Desember lalu.

Setelah sempat memaksakan diri bermain dengan menahan sakit, tim medis Real Madrid memutuskan untuk memberikan waktu istirahat penuh hingga kondisinya benar-benar pulih. Akibatnya, Mbappe telah absen selama 17 hari terakhir dan melewatkan empat pertandingan Los Blancos, termasuk leg pertama melawan Manchester City.

Meski tanpa Mbappe, Real Madrid berhasil mengalahkan City dengan skor 3-0 pada leg pertama berkat trigol Federico Valverde.

Sudah lebih dari dua pekan sejak terakhir kali Mbappe bermain, yaitu saat Real Madrid kalah 1-2 dari Osasuna pada 21 Februari 2026. Sempat muncul spekulasi tentang kemungkinan operasi sebagai solusi pemulihan cedera, tetapi Mbappe menolak opsi tersebut, dan pihak Madrid memiliki pandangan yang sama.

Menurut laporan RMC Sport, perkembangan pemulihan cedera Mbappe menunjukkan hasil signifikan dalam beberapa hari terakhir, bahkan melampaui ekspektasi. Hal ini membuka peluang bagi Mbappe untuk kembali masuk skuad saat Madrid menghadapi Manchester City pada 18 Maret 2026.

Sebelumnya, Real Madrid mengira Mbappe akan absen dalam seluruh rangkaian pertandingan melawan City. Namun, kini peluangnya untuk ikut terbang ke Manchester sangat besar.

Masih Absen di Akhir Pekan

Meskipun demikian, Mbappe hampir pasti tidak akan bermain saat Real Madrid menghadapi Elche pada 15 Maret 2026. Pertandingan tersebut dinilai terlalu cepat bagi proses pemulihannya. Cedera seperti yang dialami Mbappe membutuhkan manajemen yang sangat hati-hati.

Semakin lama waktu istirahat yang diberikan, semakin kecil pula risiko cedera kambuh. Dalam konteks ini, Madrid sebenarnya tidak perlu terburu-buru memainkan Mbappe saat melawan City, apalagi mereka sudah unggul tiga gol.

Situasi ini membuat kemungkinan Mbappe diturunkan hanya sebagai opsi darurat, atau bahkan disimpan sepenuhnya demi memastikan kondisinya kembali optimal pada fase-fase krusial berikutnya.

Recommended