Lille Cari Pelatih Baru Gantikan Bruno Genesio Musim Depan

Manajemen Lille dilaporkan tidak akan memperpanjang kontrak pelatih Bruno Genesio yang berakhir pada Juni 2026 dan mulai mencari manajer asing.

Manajemen klub Ligue 1, Lille, dilaporkan telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak pelatih kepala Bruno Genesio yang akan berakhir pada 30 Juni 2026 mendatang. Keputusan strategis ini diambil menjelang persiapan tim menghadapi kompetisi musim 2026/2027.

Pihak klub saat ini sedang aktif melakukan pencarian manajer baru untuk memimpin skuad Les Dogues. Sebagaimana dilansir dari Bola berdasarkan laporan pakar transfer Mohamed Toubache-Ter, Lille secara spesifik memprioritaskan pelatih dari luar Prancis untuk menggantikan posisi Genesio.

Kabar pencoretan nama Genesio dari rencana jangka panjang klub cukup mengejutkan mengingat performa Lille yang masih kompetitif di kompetisi domestik. Hingga paruh musim 2025/2026, Calvin Verdonk dan kolega masih bertengger di peringkat keempat klasemen sementara Ligue 1.

Posisi tersebut menjaga peluang Lille untuk mengamankan tiket kualifikasi Liga Champions musim depan tetap terbuka lebar. Meski demikian, kegagalan tim di kompetisi antarklub Eropa menjadi salah satu poin evaluasi krusial bagi manajemen klub.

Langkah Lille di Liga Europa 2025/2026 harus terhenti di babak 16 besar setelah meraih hasil yang dinilai tidak memuaskan. Selain faktor prestasi di Eropa, Genesio juga kerap menerima kritik sejak pertama kali ditunjuk menggantikan Paulo Fonseca di kursi kepelatihan.

Padahal, Genesio dianggap mampu menjaga stabilitas tim di tengah eksodus sejumlah pemain pilar. Pada bursa transfer musim panas lalu, Lille kehilangan bintang utama mereka seperti Jonathan David, Edon Zhegrova, hingga Angel Gomes.

Satu nama kandidat pengganti yang mulai mencuat ke permukaan adalah mantan penyerang legendaris klub, Burak Yilmaz. Pelatih asal Turki tersebut saat ini sedang tidak terikat kontrak dengan klub manapun setelah sempat melatih beberapa tim di Liga Turki.

Yilmaz memiliki kedekatan emosional dengan publik Lille setelah sukses menjadi mesin gol tim pada periode 2020 hingga 2022. Pengalamannya mengenal internal klub dianggap sebagai nilai tambah jika manajemen memutuskan untuk menunjuk pelatih asing pada musim panas mendatang.

Recommended