Manchester United menunjukkan kebangkitannya secara perlahan. Pada pekan ke-28 Premier League 2025/2026, mereka berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan 51 poin.
Kemenangan 2-1 atas Crystal Palace pada 1 Maret lalu menjadi bukti teranyar solidnya MU. Di bawah kepemimpinan Michael Carrick, Manchester United mencatatkan enam kemenangan dalam tujuh pertandingan terakhir.
Di balik performa apik tersebut, terdapat nama Bruno Fernandes yang kembali menemukan performa terbaiknya setelah era Ruben Amorim. Fernandes bermain dengan lebih percaya diri dan menjadi pusat permainan.
Berikut ini daftar lima gelandang terbaik dunia saat ini versi Givemesport:
Jude Bellingham (Real Madrid/Inggris)
Sejak kepindahannya dari Borussia Dortmund ke Real Madrid, nama Jude Bellingham terus meroket. Di musim pertamanya, ia berhasil meraih gelar La Liga dan Liga Champions, bahkan mengalahkan mantan klubnya di final.
Meski sempat mengalami cedera, Bellingham tetap menjadi salah satu pemain yang bersinar di tengah performa naik-turun Real Madrid. Dengan usianya yang masih muda, ia berpeluang besar untuk masuk nominasi Ballon d'Or.
Bruno Fernandes (Manchester United/Portugal)
Bruno Fernandes dikenal karena konsistensinya. Selama enam musim membela MU, ia selalu mencetak dua digit gol. Musim terbaiknya terjadi pada 2020/2021 dengan 18 gol dan 11 assist di Premier League.
Saat ini, ia kembali menunjukkan ketajamannya dengan torehan gol dan assist yang impresif. Dalam tiga musim terakhir, hanya Mohamed Salah yang mampu menyamai kombinasi 25 gol dan 25 assist di Premier League.
Fernandes bukan hanya seorang gelandang kreatif, tetapi juga seorang pemimpin, pengatur tempo, dan ancaman nyata di depan gawang lawan. Ia adalah representasi gelandang modern yang produktif.
Vitinha (Paris Saint-Germain/Portugal)
Kesuksesan Paris Saint-Germain tak hanya bergantung pada lini depan. Peran Vitinha di jantung permainan sangat krusial.
Ia tenang, cerdas dalam membaca ruang, dan memiliki presisi dalam mendistribusikan bola. Vitinha menjadi penyeimbang sempurna bagi PSG, dan tanpa dirinya, permainan tim tidak akan sekompak saat ini.
Transformasinya dari pemain cadangan di Wolverhampton Wanderers menjadi gelandang elite dunia membuktikan kerja kerasnya. Dengan koleksi trofi yang terus bertambah, Vitinha berpeluang untuk meraih podium Ballon d'Or.
Declan Rice (Arsenal/Inggris)
Sejak bergabung dengan Arsenal pada 2023, Declan Rice telah menjadi salah satu gelandang terlengkap di Premier League.
Sebelumnya, ia berhasil mempersembahkan trofi Liga Europa Conference untuk West Ham United. Di Arsenal, ia langsung menjadi motor lini tengah, kuat dalam bertahan, dan agresif saat menyerang.
Rice memiliki semua atribut untuk menjadi gelandang bertahan atau box-to-box terbaik dunia. Konsistensi di level tertinggi akan menjadi penentu seberapa jauh ia dapat melangkah.
Pedri (Barcelona/Spanyol)
Setelah lama mencari penerus Andres Iniesta, Barcelona akhirnya menemukannya dalam diri Pedri.
Didatangkan dari Las Palmas, Pedri berkembang menjadi pusat kreativitas Barcelona. Sentuhan halus, visi bermain, dan umpan progresif membuatnya terasa seperti produk asli La Masia.
Ia juga berperan penting saat Spanyol menjuarai Euro 2024 dan membantu Barcelona merebut gelar La Liga musim lalu. Jika terhindar dari cedera, Pedri berpotensi menjadi wajah lini tengah Spanyol dan Barcelona untuk satu dekade ke depan.