Lionel Messi Menyesal Tidak Belajar Bahasa Inggris

Lionel Messi mengungkapkan penyesalannya karena tidak bersungguh-sungguh belajar bahasa Inggris saat muda.

Lionel Messi, bintang sepak bola Argentina, telah mencapai puncak kesuksesan di dunia sepak bola, baik bersama klub maupun tim nasional. Koleksi delapan trofi Ballon d'Or menjadi bukti dominasinya, menjadikannya salah satu pesepak bola terbaik sepanjang masa. Namun, di balik gemilangnya karier, Messi menyimpan sebuah penyesalan.

Penyesalan Messi ternyata tidak terkait dengan performanya di lapangan, melainkan karena kurangnya keseriusan dalam pendidikan saat muda, terutama dalam mempelajari bahasa Inggris. Ia merasa kurang percaya diri ketika berinteraksi dengan tokoh-tokoh penting karena keterbatasan bahasa.

"Saya menyesali banyak hal, salah satunya tidak belajar bahasa Inggris sejak kecil," kata Messi dalam sebuah podcast Meksiko, Miro de Atras, yang dikutip ESPN pada Rabu (25/2/2026). "Dulu saya punya banyak waktu, tetapi tidak saya manfaatkan. Sekarang saya sangat menyesalinya."

Messi mengakui merasa "setengah bodoh" ketika bertemu dengan tokoh-tokoh hebat dan tidak bisa berkomunikasi dengan lancar. Ia menyadari betapa pentingnya pendidikan, dan hal ini selalu ia tekankan kepada anak-anaknya.

"Saya selalu menyuruh anak-anak saya untuk memanfaatkan waktu yang ada. Mereka memiliki situasi yang berbeda dengan saya, meskipun saya tidak pernah kekurangan apa pun," imbuh Messi.

Messi pindah ke Barcelona dari Rosario pada usia 13 tahun. Tahun terakhirnya di sekolah di Argentina terasa berat karena ia tahu akan segera pindah. Di Barcelona, ia menyelesaikan sekolah menengah bersama pemain muda La Masia lainnya.

Bergabung dengan Inter Miami pada musim panas 2023 setelah dua tahun di Paris Saint-Germain, Messi menyatakan bahwa sepak bola telah memberinya pelajaran hidup berharga. Ia telah meraih banyak hal dan mencapai puncak karier, tetapi perjalanan tersebut juga penuh dengan pengalaman dan pembelajaran.

"Sepak bola adalah jalan hidup. Ia mengajarkan banyak hal, memberi banyak nilai, dan menciptakan ikatan seumur hidup. Selain itu, sepak bola juga memungkinkan kita untuk mengenal banyak tempat," pungkasnya.

Recommended