Lionel Messi, yang kini berkarier di Major League Soccer (MLS) bersama Inter Miami, masih memegang dominasi dalam beberapa statistik penting di lima liga teratas Eropa sejak tahun 2017. Pencapaian ini menegaskan statusnya sebagai salah satu pesepak bola terhebat sepanjang masa, bahkan setelah ia meninggalkan kompetisi Eropa. Menurut analisis yang dibagikan oleh Squawka dan dilansir dari Bola.com, setidaknya ada empat metrik kunci yang masih dipimpin oleh pemain berusia 38 tahun tersebut.
Sejak musim 2017/2018, Messi tercatat telah mencetak 40 gol dari luar kotak penalti. Angka ini 14 gol lebih banyak dibandingkan Kylian Mbappe dan Harry Kane, meskipun kedua pemain tersebut memiliki jumlah pertandingan yang lebih banyak. Kemampuan Messi dalam menciptakan gol dari jarak jauh menunjukkan kualitas spesial yang kini semakin jarang terlihat di sepak bola modern, di mana pendekatan berbasis data seringkali membuat pemain menghindari tembakan jarak jauh karena peluang (xG) yang rendah.
Tidak hanya dalam urusan gol, tendangan Messi juga tercatat paling sering membentur tiang gawang. Sejak musim 2017/2018, bola yang ditendang Messi telah mengenai tiang gawang sebanyak 54 kali di La Liga dan Ligue 1. Jumlah ini 11 kali lebih banyak dari Robert Lewandowski, yang terus bermain di Eropa tiga musim lebih lama setelah kepergian Messi. Rekor ini bahkan dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Cristiano Ronaldo yang membukukan 27 kali, meskipun Ronaldo meninggalkan Eropa enam bulan lebih awal.
Dalam kategori 'Peluang Besar yang Diciptakan', Messi juga unggul tipis dengan 168 peluang, hanya selisih satu dari Kevin De Bruyne yang mencatatkan 167. Mohamed Salah dari Liverpool berada di urutan ketiga dengan 145 peluang, selisih 23 dari Messi namun dengan jumlah pertandingan lebih dari seratus laga lebih banyak. Hal ini mengindikasikan kontribusi kreatif Messi yang luar biasa dalam menciptakan kesempatan bagi rekan setimnya.
Kecemerlangan dalam Umpan Terobosan
Salah satu statistik paling mengesankan yang menyoroti sisi kreatif Messi adalah umpan terobosan. Antara musim 2017/2018 dan 2022/2023, Messi berhasil menyelesaikan total 132 umpan terobosan. Angka ini sangat dominan, mengingat hanya lima pemain dalam sembilan musim terakhir yang mampu mencapai setengah dari jumlah tersebut. Pesaing terdekatnya, Bruno Fernandes, terpaut 48 umpan terobosan untuk menyamai rekor sang megabintang Argentina.
Neymar juga mendapatkan pujian khusus karena menyelesaikan 79 umpan terobosan dalam 112 penampilan di Ligue 1 bersama PSG, menunjukkan bahwa ia adalah salah satu dari sedikit pemain yang berada di level kreativitas yang setara dengan Messi dalam aspek ini. Statistik-statistik ini tidak hanya membuktikan Messi sebagai pencetak gol ulung, tetapi juga sebagai kekuatan kreatif paling dominan yang pernah ada dalam sejarah sepak bola.