Liputan6.com kembali menyelenggarakan program edukasi interaktif bertajuk Liputan6.com Connect. Acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berinteraksi langsung dengan para praktisi industri media digital. Pelaksanaan kegiatan ini, dilansir dari Bola.com, berlangsung di Aula Lantai 3 Kampus Trisakti School of Multimedia, Jakarta Timur, pada Kamis, 2 April 2026, dengan mengangkat tema penting mengenai “The Power of Visual Storytelling in Digital Journalism.”
Melalui sesi ini, para peserta mendapatkan pemahaman tentang pemanfaatan kekuatan visual dalam penyampaian informasi. Konten visual dinilai efektif, menarik, dan relevan di tengah pesatnya perkembangan lanskap media digital saat ini.
Sesi pertama Liputan6.com Connect dipandu oleh Teddy Tri Setio Berty, seorang Jurnalis Liputan6.com. Dalam presentasinya, mahasiswa diperkenalkan pada konsep mobile journalism (MoJo), sebuah pendekatan produksi konten yang mengandalkan perangkat sederhana, seperti smartphone.
Teddy menjelaskan bahwa pergeseran dalam dunia jurnalisme menuntut media untuk mampu memproduksi dan menyebarkan informasi dengan cepat menggunakan perangkat yang tersedia secara sederhana. Ia juga menekankan bahwa kualitas suatu konten tidak semata-mata bergantung pada mahalnya peralatan. Sebaliknya, hal itu ditentukan oleh kemampuan dalam memaksimalkan alat yang ada, mulai dari pemanfaatan smartphone hingga penguasaan teknik pengambilan gambar, termasuk variasi shoot dan penyusunan alur cerita. Mahasiswa diajak memahami alur kerja MoJo yang mencakup proses ide, pengambilan gambar, pengeditan langsung di perangkat seluler, hingga publikasi di berbagai platform digital.
Kekuatan Visual dalam Menarik Audiens
Sesi kedua menghadirkan Roky Marcelino, Program Director KapanLagi Youniverse, yang membahas pentingnya visual storytelling di era digital. Materi ini menyoroti bagaimana visual mampu menarik perhatian audiens di tengah banjirnya arus konten.
Selain itu, kekuatan visual juga membantu menyederhanakan informasi yang kompleks sehingga lebih mudah dipahami oleh khalayak. Visual memiliki peran krusial dalam membangun emosi dan keterlibatan audiens, menjadikan pesan yang disampaikan lebih kuat dan berkesan. Dalam sesi ini, mahasiswa juga diperkenalkan dengan berbagai peran dalam produksi konten multimedia, antara lain content producer, videographer, video editor, hingga social media strategist. Keterampilan yang dibutuhkan mencakup storytelling, kemampuan digital, komunikasi, dan pemahaman etika media, terutama dalam menghadapi tantangan seperti perkembangan AI, misinformasi, serta perubahan perilaku audiens.
Apresiasi dari Trisakti Multimedia
Ketua Trisakti Multimedia (TMM), Budi Suyanto, S.Sn., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi dan rasa terima kasih kepada seluruh narasumber serta peserta yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan ini. Ia berharap sesi yang telah berlangsung dapat memberikan manfaat maksimal bagi para mahasiswa untuk memperkaya wawasan dan pengetahuan.
Budi juga mendorong mahasiswa agar aktif menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari pengalaman dan insight yang dibagikan oleh para pembicara. Selain sesi pemaparan materi, acara ini juga memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdialog langsung dengan para pembicara. Seluruh peserta mendapatkan e-certificate sebagai bentuk penghargaan atas partisipasi mereka dalam program Liputan6.com Connect ini.