Masa depan Mohamed Salah di Liverpool menjadi sorotan. Musim 2025/2026 diperkirakan menjadi musim terakhirnya di Anfield.
Spekulasi ini muncul setelah pernyataan emosional Salah pada Desember lalu yang merasa dikorbankan atas hasil buruk Liverpool. Ketegangan dengan manajemen klub dan penurunan performa Salah musim ini memperkuat dugaan tersebut.
Musim ini, Salah baru mencetak lima gol dan enam assist dalam 21 pertandingan Premier League. Catatan ini jauh di bawah standar yang biasa ia tunjukkan.
Liverpool mulai memantau sejumlah pemain di Eropa untuk mencari pengganti potensial Salah. Salah satu nama yang dikaitkan adalah pemain muda RB Leipzig, Yan Diomande.
Pemain berusia 19 tahun itu tampil mengesankan di Bundesliga musim ini dengan mencetak 10 gol dan lima assist dalam 24 pertandingan. Performanya menjadikan Diomande sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Nilai pasar Diomande diperkirakan sekitar 47,2 juta euro, namun Leipzig diperkirakan tidak akan melepasnya dengan harga di bawah 80 juta euro. Kontraknya sendiri masih berlaku hingga Juni 2030.
Kelebihan Diomande
Diomande memiliki kemampuan menggunakan kedua kaki dengan baik dan dapat bermain di kedua sisi sayap. Kemampuan dribbling dan kecepatannya juga menjadi ancaman bagi bek lawan. Ia juga cukup kuat secara fisik untuk beradaptasi dengan kerasnya Premier League.
Statistik Diomande vs. Salah
Secara statistik, Diomande memiliki beberapa catatan yang lebih baik dari Salah musim ini. Tingkat akurasi tembakannya di Bundesliga mencapai 71 persen, lebih tinggi dari Salah (40 persen) di Premier League.
Tingkat konversi gol Diomande juga lebih baik (23,8 persen) dibandingkan Salah (9,3 persen). Diomande memiliki lebih banyak tembakan tepat sasaran meskipun Salah melepaskan lebih banyak tembakan secara keseluruhan.
Dalam hal distribusi bola, Diomande mencatat tingkat keberhasilan umpan sebesar 85,4 persen, lebih tinggi dari Salah (75,6 persen). Ia juga menciptakan 39 peluang dari permainan terbuka, sedikit lebih banyak dari Salah (34 peluang).
Diomande memenangkan 134 dari 278 duel satu lawan satu (48,2 persen), sementara Salah hanya memenangkan 46 dari 154 duel (29,9 persen).